Sejarah Desa

Sejarah Kampung

1.1Asal-usul/Legenda Kampung

Kampung Tridharma Wirajaya merupakan salah satu Kampung dari hasil pembinaan Transmigrasi Tulang Bawang tahun 1978 di bawah binaan Kepala Unit Transmigrasi ( KUPT ) Simatupang, SE dengan jumlah Kepala Keluarga 500 Kepala Keluarga yang terdiri dari 4 Rukun Kampung ( RK ), yaitu RK I = 100 KK, RK. II = 100 KK, RK III = 100 KK dan RK IV = 100 KK..
Nama Tridharma Wirajaya adalah nama Kampung yang diberikan oleh Jawatan Transmigrasi yang berasal dari bahasa Sanksekerta, Tri artinya tiga, Dharma artinya perbuatan atau tindakan yang baik, Wira artinya ksatria dan Jaya artinya kemakmuran di puncak keberhasilan, jadi Tridharma Wirajaya mempunyai makna Tiga perbuatan dan tindakan yang mempunyai sifat ksatria untuk menuju kejayaan.
Warga Transmigrasi tersebut berasal dari Jawa Timur, yaitu : Madura, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Besuki, Jember, Tuban dan Lamongan
Dari Jawa Tengah, yaitu : Yogyakarta, Wonoobo sedangkan dari Jawa Barat, Yaitu Tasikmalaya, Bandung, Garut
Pada tahun 1980 Kampung Tridharma Wirajaya yang berada di wilayah Kecamatan perwakilan Banjar Agung dengan Kecamatan Induk Menggala di mekarkan menjadi dua Kampung, yaitu RK I,RK II dan sebagaian RK III menjadi Kampung Induk dengan nama masih tetap Kampung Tridharma Wirajaya dengan jumlah Kepala Keluarga 325 KK, selanjutnya sebagian RK III dan RK IV menjadi Kampung pemekaran dengan sebutan Kampung Morisjaya dengan jumlah Kepala Keluarga 175 KK.
Dari Tahun 1980 sampai dengan tahun 1988 Kampung Tridharma Wirajaya merupakan Kampung persiapan di wilayah Kecamatan Perwakilan Kecamatan Banjar Agung dengan struktur organisasi Kampung sebagai berikut :
Kepala Kampung : Subandi
Sekretaris Kampung : Edi Junaidi
Kepala Suku I : Emed Supriyadi
Kepala Suku II : Marijah
Kepala Suku III : Bosa
Pada Tahun 1989 Kampung Tridharma Wirajaya menjadi Kampung Definitif dengan struktur pemerintahan Kampung sebagai berikut :
Kepala Kampung : Iwan Suwardi
Sekretaris Kampung : Edi Junaidi
Kepala Suku I : Udung Supena
Kepala Suku II : Marijah
Kepala Suku III : Ahmad Zubaidi

Pada tahun 1991 Kampung Tridharma Wirajaya untuk pertama kalinya mengadakan pemilihan Kepala Kampung secara langsung yang diikuti oleh dua calon, yaitu Bapak Wiyoto dan Bapak Iwan Suwardi, yang terpilih adalah Bapak Wiyoto. Seiring dengan perkembangan Kampung, maka dari tiga RK dimekarkan menjadi lima RK.

Periode kepemimpinan Bapak Wiyoto dari Tahun 1991 sampai dengan 1998 dengan struktur organisai pemerintahan kampung sebagai berikut :

Kepala Kampung : Wiyoto
Sekretaris Kampung : Ujang Supriyanto
Kaur Pemerintahan : Emed Supriyadi
Kaur Pembangunan : Rusdi
Kaur Umum : Udung Supena
Kepala Suku I : Kasmo
Kepala Suku II : Hatijah
Kepala Suku III : Ahmad Zubaidi
Kepala Suku IV : Yasroni
Kepala Suku V : Purnomo

Pada tahun 1988 sampai dengan tahun 2000 Kepala Kampung Tridharma Wirajaya dijabat oleh Pjs Ahmad Zubaidi, dengan struktur pemerintahan sebagai berikut :
Kepala Kampung : Ahmad Zubaidi

Sekretaris Kampung : Badar
Kaur Pemerintahan : Emed Supriyadi
Kaur Pembangunan : Sudarno
Kaur Umum : Juhari
Kepala Suku I : Kasmo Kaslan
Kepala Suku II : Sapri
Kepala Suku III : Sumijantoro
Kepala Suku IV : Susanto Dwiyono
Kepala Suku V : Purnomo
Kepala Suku VI : Muchlis

Dengan surat Bupati Tulang Bawang Nomor 06 Tahun 2000 tentang penyebutan desa, kepala desa, Badan Perwakilan Desa ( BPD ) dan Perangkat Desa dalam Kabupaten Tulang Bawang, maka nama desa diubah menjadi kampung.
Pada Tahun 2001 Kampung Tridharma Wirajaya kembali mengadakan pemilihan kepala Kampung yang kedua dengan peserta calon Bapak Ahmad Zubaidi dan Bapak sumijantoro, dan terpilih menjadi Kepala Kampung Bapak Ahmad Zubaidi dengan masa bhakti 2001- 2016 dengan struktur kepemerintahan adalah sebagai berikut :Office is, in my remotely humble opinio
Kepala Kampung : Ahmad Zubaidi

Sekretaris Kampung : Badar
Kaur Pemerintahan : Emed Supriyadi
Kaur Pembangunan : Sudarno
Kaur Umum : Juhari
Kepala Suku I : Kasmo Kaslan
Kepala Suku II : Sapri
Kepala Suku III : Bambang
Kepala Suku IV : Suker
Kepala Suku V : Purnomo
Kepala Suku VI : Muchlis

Tahun 2006 sampai dengan tahun 2007 Kampung Tridrama Wirajaya dipi

mpin oleh Pjs. Kepala Kampung Sdr.Badar.
Pada tahun 2007 Kampung Tridharma Wirajaya kembali mengada

kan pemilihan kepala Kampung yang dikikuti oleh 4 calon, yaitu : Ichsan Lubis,Ahmad Zubidi, Wiyoto dan Sakino dan yang terpilih untuk kedua kalinya yaitu Bapak Ahmad Zubaidi dengan masa bhakti 2007 – 2013, dengan struktur kepemerintahan sebagai berikut :
Kepala Kampung : Ahmad Zubaidi
Sekretaris Kampung : Badar
Kaur Pemerintahan : Tatang Hermansyah
Kaur Pembangunan : Sudarno
Kaur Umum : Juhari
Kepala Suku I : Riswanto
Kepala Suku II : Purwadi
Kepala Suku III : Bambang
Kepala Suku IV : Suker
Kepala Suku V : Purnomo
KepalaSuku VI : Solehudin

Tahun 2013 Kampung Tridharma Wirajaya kembali mengadakan pemilihan kepala Kampung untuk keempat kalinya yang diikuti oleh 3 calon, yaitu : Bapak Ali Mahfud, Bapak Sajum, Bapak Tatang Hermansyah dan yang terpilih menjadi kepala Kampung adalah Bapak Tatang Hermansyah dengan masa bhakti 2013-2019 dengan struktur pemerintahan adalah sebagai berikut :
Kepala Kampung : Ahmad Zubaidi
Sekretaris Kampung : Badar
Kaur Pemerintahan : Riswanto
Kaur Pembangunan : Haryanto
Kaur Umum : Kusnandar
Kepala Suku I : Margo
Kepala Suku II : Suja’i
Kepala Suku III : Narto

Kepala Suku IV : Suker
Pada tahun 2008 Kampung Tridharma Wirajaya mengikuti lomba Kampung Tingkat Kabupaten dan menjadi Juara I untuk Kabupaten Tulang Bawang.
Tahun 2009 Kampung Tridarma Wirajaya mengikuti lomba Kampung Tingkat Provinsi dan pada tahun yang sama Kampung Tridharma Wirajaya Lomba Kesrak PKK tingkat Provinsi.

Tahun 2009 Kampung Tridarma Wirajaya dimekarkan menjadi tiga kampung, yaitu :
1.Kampung induk, Tridharma Wirajaya dengan Kepala Kampung Ahmad Zubaidi
2.Kampung Trimulya dengan kepala Kampung Muh. Sahir ( Purwadi )
3.Kampung Trimukti Jaya dengan kepala Kampung Sugeng.

<p style=”padding-top: 14px”>

2.5. PRASARANA DAN SARANA KAMPUNG

Tabel 6. Prasarana dan Sarana Kampung

</p>

No Jenis Prasarana dan Sarana Kampung Jumlah Keterangan
1 Kantor Kampung 1  
2 Gedung SLTA  
3 Gedung SLTP 1  
4 Gedung MTs 1  
5 Gedung SD 2  
6 Gedung TK 1  
7 Masjid 3  
8 Gereja 1  
9 Musholla 5  
9 Pasar Kampung 1
0 Polindes 1  
11 Balai Kampung 1  
12 Poskamling 11  
13 Gedung Posyandu 1  
13 Jembatan 1  
14 Gedung TPQ 2

 

<p style=”padding-top: 14px”> is

Dari tabel tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa :

  1. GedungSLTA ada di Kampung Moris Jaya  yang jaraknya hanya 4 Km
  2. untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat biasanya mereka datang ke pasar tradisional  yang ada di Kampung Tridarma Wirajaya, setiap hari pasaran yaitu hari Senin,Kamis dan Sabtu
  3. Secara umum prasarana dan sarana yang ada di Kampung sudah cukup lengkap mengingat jumlah  penduduk hanya 2.084 jiwa.

i di sini </p>

Facebook Comments