Kecamatan banjar agung bentuk tpid

Pembentukan TPID Kecamatan Banjar Agung Tahun 2019 di Aula Kecamatan Banjar Agung. (dokumen desa.id - fotot : badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Tridarma Wirajaya, Jum’at, 29/03/2019. Tim Pelaksana Inovasi Desa adalah kelompok masyarakat pelaku Program Inovasi Desa (PID) yang berkedudukan di tingkat kecamatan yang bertugas untuk mengelola Dana Operasional Kegiatan Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa.

Tujuanya program ini antara lain untuk mendukung pembangunan desa yang lebih kreatif dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal dan pengembangan sumber daya manusia. Dalam rangka percepatan pelaksanaan program inovasi desa, pada tingkat kecamatan akan dibentuk Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID. Pembentukan TPID ini dilakukan melalui Musyawarah Antar Desa (MAD) yang dihadiri perwakilan dari masing-masing desa, termasuk unsur perempuan. Sebelum MAD dilakukan, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi ke desa tentang kebutuhan dan kriteria tim yang akan didominasikan.

Peserta Musyawarah pembentukan TPID Kecamatan Banjar Agung<dokumen desa.id – foto : badar)

Kecamatan Banjar Agung, telah diadakan musyawarah pembentukan TPID Tahun 2019. Pembentukan dan pemilihan anggota tim pelaksana diatur melalui mekanisme musyawarah. Kemudian, hasil keputusan musyawarah dituangkan dalam Berita Acara dan menjadi dasar pengukuhan TPID. Tim Pelaksana Program Inovasi Desa di tingkat kecamatan ditetapkan melalui Surat Ketetapan Camat (SKC).Inilah nama-nama dan tugas-tugas Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Keamatan Banjar Agung, hasil keputusan musyawarah.

Ketua, Muhammad Sofian, bertugas untuk memimpin tim dalam mengelola pelaksanaan kegiatan inovasi desadan menandatangani dokumen pencairan DOK PPID dan laporan pertanggungjawaban.
Bendahara, Peny Masruroh, bertugas untuk mengadministrasikan pengelolaan dan transaksi keuangan DOK PPID, serta membantu Ketua Tim dalam menyiapkan laporan pertanggungjawaban.

Peserta Musyawarah Antar Desa dalam Pembentukan TPID Foto Bersama. (dokumen desa.id – foto : badar)

Bidang Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi desa, Sobronur Indarwati; bertugas dalam fasilitasi tahapan pengelolaan pengetahuan terutama dalam tahapan identifikasi dan dokumentasi kegiatan inovasi yang telah dilakukan di desa-desa. Dokumentasi kegiatan yang telah dibuat diajukan ke Tim Inovasi Kabupaten untuk dilakukan verifikasi dan ditetapkan sebagai dokumen pembelajaran yang layak untuk di sebarluaskan. Bidang ini juga bertugas untuk menyebarluaskan (Publikasi) praktek-praktek kegiatan inovasi yang telah direkomendasikan oleh Tim Inovasi Kabupaten.

.

Bidang Verifikasi Inovasi, Musrofah ; bertugas untuk memeriksa dan memverifikasi kebutuhan desa-desa untuk melakukan replikasi kegiatan inovasi melalui APBDes. Bidang ini juga membantu Tim Inovasi Kabupaten untuk menguji kelayakan dan keseuaian praktik cerdas atau inovasi yang akan dikembangkan di wilayahnya.

Bidang Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknik Desa, Tomi Arisandi bertugas Sebagai Pengelolaan Pertukaran Pengetahuan dan Inovasi Desa, yaitu kegiatan penyebarluasan praktek pembangunan inovatif dengan tujuan memberikan inspirasi kepada Desa untuk memperbaiki kualitas perencanaan Desa. Dan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD), yang bertujuan agar desa-desa mendapatkan jasa layanan teknis secara lebih berkualitas dari lembaga professional, yang merupakan komponen penting PID yang berperan membantu desa dalam mewujudkan komitmen replikasi inovasi desa, baik dalam perencanaan maupun dalam pelaksanaan pembangunan di desa.

(badar berbagai sumber/tdw)

Facebook Comments
About Badar 410 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan