Ziaroh ke makam ky abdulloh muchit

Ziarah Kubur ke Makam Kiyai Abdulloh Muchit Pengasuh dan Pendiri Pondok Pesantren Manba'ul 'Ulum di Imami Oleh Ustd, Royan Ali. (dokumen desa.id -foto : badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Ziarah adalah salah satu praktik sebagian besar umat beragama yang memiliki makna moral yang penting. Kadang-kadang ziarah dilakukan ke suatu tempat yang suci dan penting bagi keyakinan dan iman yang bersangkutan. Tujuannya adalah untuk mengingat kembali, meneguhkan iman atau menyucikan diri.

Ziarah yang dilakukan oleh anak-anak TPA Al-Istoqomah di makam Kiyai Abdulloh Muchit Pengasuh sekaligus Pendiri Pondok Pesantren Manba’ul ‘ulum Kampung Tridarma Wirajaya. Meniggal pada tanggal 16 April 2011 dan dimakamkan tidak jauh dari TPA Al-Istiqomah.Merupakan Tokoh Agama di Kampung d Wirajaya bahkan di Kabupaten Tulang Bawang.

Santri TPA AL-Istoqomah Ziarah di Makam Ky. Abdulloh Muchit.(dokumen desa.id – foto : badar),

Ziarah ke makam Kiyai Abdulloh Muchit dilakukan setiap Jum’at legi yang diimami langsung oleh pengasuh TPA Al-Istiqomah Ustadz Royan Ali merupakan salah satu santri yang pernah mengaji ke almarhum,beserta para Ustadz dan anak-anak didik kelas lima dan kelas enam. dengan tujuan untuk mengingat kembali perjuangan yang dilakukan oleh Kiyai Abdulloh Muchit dimasa hidupnya selaku pimpnan pondok pesantren Manba’ul ‘Ulum juga sebagai tokoh agama di Kampung maupun di Kabupaten Tulang Bawang. Selain itu untuk meningkatkan keimanan dan mengingatkan kematian.

“Program ini kami lakukan bersama-sama ustadz, santri kelas lima dan kelas enam untuk bersama-sama membaca kalimat toyibah di sekitar makam Kiyai. Kami mendo’akan mudah-mudahan almarhum selalu diampuni dosa-dosanya, dijauhkan siksa kubur dan dilanggengkan nikmat kuburnya”. Sambut Ust. Royan Ali. “Disamping itu juga untuk melatih anak-anak bahwa kita akan mengalami kematian. Meningkatkan iman dan taqwa serta iman” Lanjutnya.

Berdo’a Untuk Mendo’akan Almarhum Ky. Abdulloh Muchit. (dokumen desa.id – foto : badar)

Harapan selanjutnya adalah melatih kepada anak-anak untuk saling menjalin kebersamaan. Selalu mengingatkan bahwa setelah kehidupan dunia maka akan ada kehidupan kedua yaitu akhirat. Selalu mendo’akan walau kita masih saling hidup di dunia terlebih setelah meninggal dunia. Dan pelajaran itu langsung dipraktikan dan dimplementaikan oleh Ustad. Royan Ali.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan