Rapat koordinasi kpu dengan pps pembahasan dptb dan dpk kecamatan banjar agung

Rapat Koordinasi KPU dan PPS Dalam Rangka Penyusunan DPTb dan DPK Pemilihan Umum Tahun 2019. (dokumen desa.id - foto : badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Tantangan pemilih pada pemilu 2019 lebih berat, karena kompleksnya penyelenggaraan pemilu. Pemilihakan berhadapat dengan lima jenis surat suara di TPS. Perlu kecermatan pemilih untuk memastikan tata cara pemberian suara yang benar di Tempat Pemungutan Sautra (TPS). Sosialisasi dan pendidikan pemilih yang lebih masif dan intensif juga dibutuhkan untuk menurunkan angka suara tidak sah atau invalidasi dalam pemilu.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh KPU dan PPK Kecamatan Banjar Agung, termasuk Rapat Koordinasi KPU dengan PPS membahas DPTb dan DPK di gelar di Rumah Makan CIE Kampung Warga Makmur kemarin, 29/01/2019. Rapat dihadiri oleh PPK Kecamatan Banjar Agung dan PPS se-Kecamatan Banjar Agung tidak ketinggalan hadir pula Komisioner KPU ibu Reza Trimaryati, S.IP dan kawan-kawan. Rapat koordinasi ini membahas seputar Data pemilih tambahan dan daftar pemilih khusus.

PPS Se-Kecamatan Banjar Agung Dalam Rakor Penyusunan DPK dan DPTb. (dokumen desa.id – foto : badar)

Sosialisasi dan tahapan menuju pemilu april 2019 sudah dilakukan, Hal ini bertujuan supaya pemilu yang digelar serentak di seluruh Indonesia berjalan sesuai dengan rencana. Reza Trimaryati, S.IP selaku komisioner KPU Tulang Bawang Dapil dua menyampaikan beberapa basis sasaran pemilih. Pertama basis keluaga, yang dimaksud dengan basis ini adalah merupakan upaya yang dilakukan secara berencana, sadar, partisipatif, kontekstual, dan berkesinambungan dengan sasaran keluarga dalam rangka membentuk keluarga pemilu. Kedua pemilih pemula warga Indonesaia yang pada hari pemilihan sudah genap berusia 17 tahun dan atau sudah/pernah kawin yang mempunyai hak pilih dan sebelumnya belum termasuk pemilih karena ketentuan undang-undang pemulu.

Selanjutnya Reza Trimaryati menyampaikan tentang DPK dan DPTb. DPK adalah pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dan DPTb tetapi memnuhi syarat sebagai pemilih. DPK dapat menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara dengan menunjukan KTP Elektrik.DPK didaftar di TPS sesuai dengan almat yan tertera dalam KTP Elektrik. DPTb adalah pemilih yang telah terdaftar dalam DPT di sautu TPS yang karena keadaan tertentu pemilih tidak dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih di TPS setempat yang bersangkutan terdaftar dan memberikan suara di TPS lain. Kemudian untuk DPTb didata oleh PPS

Rekan-Rekan PPK Kecamatan Banjar Agung (dokumen desa.id – foto : badar)

Materi berikutnya disampaikan oleh Wahyudi tentang Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengacu kepada PKPU Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Panitia Pemilihan Kecamatan , Panitia Pemungutan Suara, dan Kelompok Penyelenggara Pemungtuan Suara dan Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan