Rapat kerja perangkat kampung tridarma wirajaya

Kepala Kampung Tridarma Wirajaya, Tatang Hermansyah Dalam Rapat Kerja Aparatur Kampung di Balai Kampung. (dokumen desa.id - foto : badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Dalam rangka meningkatkan kualitas dan pelayanan terhadap masyarakat di dalam pemerintahan Kampung Tridarma Wirajaya mengadakan rapat kerja bagi perangkat Kampung. Rapak kerja dihadiri oleh unsur pemerintahan, kepala Urusan dan Kepala Seksi, Kepala Suku dan Ketua Rukun Tetangga (RT) yang berada di wilayah kerja Kampung Tridarma Wirajaya.

Rapat kerja dilakukan satu kali dalam satu bulan. Dengan tujuan untuk memberikan masukan berkaitan dengan kependudukan, sosial, ekonomi dan pembangunan yang ada di lingkup kecil paling bawah, yaitu RT. Dengan demikian diperoleh informasi dari warga yang kemudian disampaikan dalam rapat kerja dan menjadi bahan untuk dimusyawarahkan.

Perangkat Kampung Tridarma Wirajaya Dalam Raker.(dokumen desa.id – foto : badar)

Disampaikan membawa permasalahan yang ada di wilayah tempat tinggal, rapat kerja memberikan bimbingan dan arahan sebagai perangkat kampung yang profesional, mengerti arah kebijakan kampung dalam menjalankan pemerintahan. Karena Kepal Suku dan Ketua RT merupakan perpanjangan tangan dari emerintahan Kampung. Harus menyampaikan kepada warga program-program kampung dan hasil pembangunan kampung,sehingga ada jalinan kuat antara perangkat kampung dan warga.

Di bulan Januari, merupakan awal bulan ditahun 2019.Oleh karena itu terutama Kepala suku dan ketua RT haarus mengecek kependudukan melalui foto Kartu Keluarga yang dibagikandari Kampung. Kemudian Ketua RT harus mengecek apakah benar nama yang tercantum dalam Kartu keluarganya atau bukan. Jika ada warga yang belum ada foto kopy Kartu Keluarga supaya secepatnya untuk mengumpulkan foto copy Kartu Keluarga. Bagi warga yang belum memiliki Kartu Kelauarga atau perubahan, maka segera untuk membuat Kartu Keluarga baru.

Salah Satu Ketua RT Adeng Sutisna Sedang Mengecek Data Warganya (dokumen desa.id -foto : badar)

Bukan hanya permasalahan penduduk yang merupakan data awal yang sangat vital, tetapi dalam rapat disampaikan masalah sosial. Ternyata masih banyak warga yang menyandang masalah sosial,seperti jamban. Ternyata masih ada 128 warga yang menggunakan WC cemplung, ada yang belum memiliki bukun nikah,ada warga yang belum memiliki KTP Elektronik. Semua itu diketahui dengan sering berkumpul antar aparatur Kampung. Dengan demikian akan diambil kebijakan oleh pemerintah Kampung untuk ditindak lanjuti.

Banyak sekali yang manfaat yang diperoleh dari rapat kerja perangkat kampung. Sebab disamping berkumpul menyampaikan permasalahan di wilayah masing-masing yang paling utama adalah saling memberikan informasi sehingga komunikasi akan terjalin, baik sesama perangkat ataupun ke pada warga. Sehingga warga merasa diperhatikan, merasa aspirasi selalu ditanggapi. Dan yang paling penting bahwa warga merasa diayomi mendapat perlindungan dari pemegang kebijakan.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan