Evaluasi program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga kecamatan banjar agung

Foto Bersama Petuga KB dan PPKBD Kecamatan Bajar Agung Dalam Rangka Rakor PPKBD Kecamatan Banjar Agung.(dokumen desa.id - foto : badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Pelaksanaan Program KKBPK di tingkat Desa/Kelurahan pada era otonomi daerah tidak mungkin dilaksanakan oleh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) semata. Hal ini perlu dukungan peran serta Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD untuk ikut berpartisipasi membina kelompok kegiatan yang ada (BKB, BKR, BKL, dan UPPKS) dalam upaya pengembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera khususnya Program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) di tingkat lini lapangan di Kelurahan dan Pedesaan.

Pembinaan tenaga PPKBD, Sub PPKBD dan Poktan adalah upaya perorangan atau kelompok yang mempunyai pengaruh dalam masyarakat dan pranata serta mempunyai tujuan membantu keberhasilan Program Kependudukan dan KB. Adapun upaya pengembangan PPKBD, Sub PPKBD dan Poktan adalah suatu upaya untuk meningkatkan institusi masyarakat secara kuantitas sehingga jumlahnya merata keseluruh wilayah pedesaan/perkotaan dan meningkatkan institusi masyarakat secara kualitas sehingga perannya semakin besar ke arah institusi masyarakat yang mandiri. Untuk itu, perlu diupayakan pengembangan peran institusi masyarakat. Pengembangan peran institusi masyarakat ialah upaya mengembangkan institusi masyarakat secara berkualitas, yaitu dari institusi masyarakat klasifikasi dasar ke institusi masyarakat

Peserta PPKBD Dalam Rakor Kecamatan Banjar Agung.(dokumen desa.id- foto : badar)

Secara umum pengembangan pembinaan PPKBD, Sub PPKBD dan poktan bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta institusi masyarakat untuk menjadi pengelola dan pelaksana Program KKB Nasional yang dinamis dan mandiri. Adapun secara khusus, pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan dan memantapkan kepedulian dan peran serta PPKBD, Sub-PPKBD dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebijakan pengendalian kuantitas penduduk melalui pengendalian kelahiran, penurunan angka kematian, dan pengarahan mobilitas penduduk.

Untuk kebijakan program Keluarga Berencana, pembinaan ini diharapkan dapat membantu calon atau pasangan suami istri dalam mengambil keputusan dan mewujudkan hak reproduksi secara bertanggung jawab tentang usia ideal perkawinan, usia ideal untuk melahirkan, jumlah ideal anak, jarak ideal kelahiran anak, dan penyuluhan kesehatan reproduksi. Kebijakan pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan cara pemberian akses informasi, pendidikan, penyuluhan, konseling tentang peningkatan kualitas anak, peningkatan kualitas remaja, peningkatan kualitas hidup lansia, pemberdayaan keluarga

Bapak Heriyanto, S.Kom dan Bapak Sunardi Sunardi Dengan Semangatnya Memberikan Penjelasan Tentang KB,(dokumen desa.id – foto : badar)

Untuk mencapai tujuan peran PPKBD Kecamatan Banjar Agung mengadakan rapat koordinasi di gedung UPTD PLKB Kecamatan yangdihadiri oleh Petugas Keluarga Berencana (KB) Heriyanto, S.Kom dan Sunardi bersama PPKBD dari delapan Kampung. Kampung Tridarma Wirajaya, Kampung Trimulya Jaya, Kampung Trimukti Jaya, Kampung Morisjaya, Kampung Tritunggal Jaya, Kampung Banjar Dewa, Kampung Banjar Agung, Kampung Warga Makmur dan Kampung Tunggal Warga. Kampung yang tidak hadir, Kampung Dwiwarga Tunggal Jaya dan Kampung Warga Indah Jaya.

Diakhir penyampaianya Heriyanto berpesan kepada PPKBD, tentnag tugas PPKBD di Kampung untuk melakukan aksi berupa akses informasi, penyuluhan dan konseling kepada warga di bantu oleh kader-kader yang ada di wilayah RW. Dengan demikian pencapaian Keluarga berencana di Kampung masing-masing akan tampak hasilnya.

(berbagaisumber : badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan