Monitoring dan Evaluasi kegiatan kelompok wanita tani kampung tridarma wirajaya

Bapak Sutikno dan Ibu Jamilatun Dalam Acara Monitoring dan Evaluasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Tani Tahun 2018. (dokumen desa.id - foto : badar

tridarmawirajaya.desa.id | Monitoring dan evaluai suatu lembaga atau organisasi sangat diperlukan. Sebagai aktifitas yang ditujukan untuk memberikan informasi tentang sebab dan akibat dari suatu kebijakan yang sedang dilaksanakan. Monitoring dilakukan ketika sebuah kebijakan sedang diimplementasikan. Monitoring diperlukan agar kesalahan awal dapat segera diketahui dan dapat dilakukan tindakan perbaikan, sehingga mengurangi risiko yang lebih besar.

Monitoring yang dilakukan oleh pendamping dari dinas ketahan pangan kabupaten Tulang Bawang terhadap Kelompok Wanita Tani Mekar Tani Bapak Sutikno telah dilakukan pada tanggal 08/12/2018. Disampaikan tujuan dari monitoring adalah Manjaga agar kebijakan yang sedang diimplementasikan sesuai dengan tujuan dan sasaran. Menemukan kesalahan sedini mungkin sehingga mengurangi risiko yang lebih besar. Melakukan tindakan modifikasi terhadap kebijakan apabila hasil monitoring mengharuskan untuk itu.

Ibu-Ibu KWT Mekar Tani dalam Evaluasi dan Monitoring Kelompok. (dokumen desa.id – foto : badar)

Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Tani yang berdiri satu tahun yang lalu merupakan kelompok Wanita Tani yang diharapkan sebagai jawaban bagi kebutuhan kelompok dan masyarakat untuk memnuhi kebutuhan pangan lestari dengan prinsip pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, diversifikasi pangan berbasis sumberdaya lokal, pelestarian tanaman pangan untuk masa depan serta peningkatan pendapatan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kelompok Wanita Tani Mekar Tani disamping sebagai wadah untuk pemenuhan pangan dan gizi keluarga diharapkan mampu untuk meningkatkan keejahteraan anggotanya berupa hasil tani dari usaha bersama kelompok. Selain itu mampu untuk mengajak warga masyarakat untuk bergabung dan mendirikan kelompok baru. Sebagai bukti bahwa KWT merupakan salah satu kegiatan positif dan mingkatkan kesejahteraan keluara.

Ibu-Ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Sedang Mendengarkan Paparan dari Pendamping. (dokumen desa.id – foto : badar)

Sebagai pendukung kelompok, selain pengelolaan lahan anggota dan kebun bibit dituntut pembukuan yang rapih dan lengkap. Dengan pembukuan kegiatan kelompok akan terlihat jelas dan terekam dengan rapih. Pembukuan tersebut berupa buku anggota, buku kegiatan, buku rencana kegiatan, buku tamu, daftar hadir dan buku kas kelompok. Semuanya harus terisi dan tertata rapih.

Sebelum acara diakhiri diharapkan bahwa Kelompok Wanita Tani Mekar Tani Kampung Tridarma Wirajaya tetap semangat. Buku anggota supaya dilengkapi. Kebun demplot supaya ditingkatkan, bentuk kelompok baru karena kelompok memungkinkan dibentuk kelompok baru. Dengan demikian KWT Mekar Tani merupakan kelompok yang aktif dan produktif dalam pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan