Majlis wilayah cabang nahdzatul “ulama kecamatan banjar agung gelar pengajian selapanan ahad kliwonan

Istighosah Dalam Rangka Pengajian Selapanan MWC NU Kecamatan Banjar Agung di Pondok Pesantren Sunan Kali Jogo. (dokumen desa.id - foto : badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Pengajian dalam bahasa Arab disebut At-ta’llimu asal kata ta’allama yata’allamu ta’liiman yang artinya belajar, pengertian dari makna pengajian atau ta’liim mempunyai nilai ibadah tersendiri, hadir dalam belajar ilmu agama bersama seorang Aalim atau orang yang berilmu merupakan bentuk ibadah yang wajib setiap muslim.

Tujuan Pengajian dari pengajian sendiri terdapat terdapat manfaat yang begitu besar positifnya, didalam pengajian-pengajian manfaat yang dapat diambinya menambah dari salah satu orang yang biasa berbuat negatif dengan memanfaatkannya menjadi positif. Hal seperti ini pada masyarakat muslim pada umumnya dapat memanfaatkan pengajian untuk merubah diri atau memperbaiki diri dari perbuatan yang keji dan mungkar.

Jama’ah Ibu-Ibu Dalam Pengajian Selapanan MWC NU. (dokumen desa.id – foto : badar)

Seiring dengan perkembangan jaman banyak istilah pengajian yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Seperti pengajian dzikir manakib, pengajian sewelasan, pengajian Mingguan, pengajian santunan yatim piatu dan tentunya masih banyak lainya. Dari semua istilah pengajian bermuara kepada satu tujuan, yaitu merubah dari prilaku negatif, cara berfikir yang negatif menjadi positif. Seperti pengajian MWC NU Keamatan Banjar Agung.

Majlis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul ‘Ulama (NU) Kecamatan Banjar Agung menggelar pengajian selapanan yang diselenggarakan setiap ahad kliwon. Pengajian bertempat di halaman Pondok Pesantren Sunan Kali Jogo jalan Rangga Lawe Kampung Tritunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung. Hadir dalam pengajian Tokoh Agama, Tokoh Masyarkat, Pengasuh Pondok Pesantren dan Ibu-Ibu jama’ah Taklim se-Kecamatan Banjar Agung. Tidak ketinggalan Kiyai Nur Wahid Imam Dzikir Manakib Kabupaten Tulang Baang dan Kiyai Malik Ibrohim Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ibrohymi serta Kiyai Hasan Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Kali Jogo sebagai tuan rumah.

Para Sesepuh dan Tokoh Agama Serta Kiyai Dalam Pengajian MWC NU. (dokumen desa.id – foto : badar).

“Saya mengucapkan terimakasih kepada hadirin yang telah mendatangi undangan kami dalam acara pengajian selapanan yang diadakan setiap selapan sekali yaitu di ahad kliwonn.Mudah-mudahan acara ini menjadikan suatu ajang mempererat silaturahmi keluarga nahdliyin di Kecamatan Banjar Agung”. Sambut Pengurus MWC NU Kecamatan Banjar Agung, Agus Setiawan S.Pd.I. Disampaikan juga bahwa MWC NU Kecamatan Banjar Agung memiliki dan Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah )berasal dari kotak koin yang tersebar di Kampung-kampung se-Kecamatn Banjar Agung. Uang tersebut akan digunakan untuk pendidikan .

Sebagai ciri khas dari pengajian selapanan ahad kliwon adalah istighosah yang diimami oleh para Kiyai, ustadz, tokoh Agama kemudian diikuti oleh semua hadirin baik bapak-bapak dan ibu – ibu jama’ah ta’lim. Yang bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada alloh swt.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan