Pengajian pertemuan ibu-ibu muslimat di masjid nurul jadid

Pengajian Ibu-Ibu Muslimat Pertemuan dari Empat Kampung, Moris Jaya, Trimukti Jaya, Trimulya Jaya dan Tridarma Wirajaya di Masjid Nurul Jadid. (dokumen desa.id - foto : badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Pertemuan pengajian muslimat NU Kampung Tridarma Wirajaya berlangsung jum’at, 02/11/2018 bertempat di Masjid Nurul Jadid Suku 04 Kampung Tridarma Wirajaya. Pengajian yang digelar setiap hari jum’at minggu pertama dilaksanakan secara bergantian yang diikuti oleh jama’ah ibu-ibu dari Kampung Moris Jaya, Kampung Trimukti Jaya, Kampung Trimulya jaya dan Kampung Tridarma Wirajaya.

Pengajian ibu-ibu Muslimat NU secara rutin dilaksanakan setiap hari juma’t siang di setiap kampung masing-masing, tetapi untuk jum’at pertama pelaksanaanya di fokuskan menjadi satu masjid, dinamakan pertemuan pengajian musklimat ibu-ibu dari empat kampung menjadi satu. “Dengan tujuan untuk mempererat silaturrahmi dan ukuwah islamiyah”. Sambut Takmir masjid Nurul Jadid H Maksum.

Ibu-ibu Jama’ah Pengajian Muslimat. (dokumen desa.id -foto : badar).

Acara pengajian ibu-ibu cukup praktis dan efektif, yaitu diawali dengan bacaan ayat suci alqur’an, tahlil dilanjutkan sambutan dan tausiyah. Selain dihadiri ibu-ibu muslimat, dihadiri juga Bapak-Bapak dan perangkat kampung setempat. Untuk pengajian hari ini yang hadir tidak terlalu banyak, karena hujan. Tetapi tidak mengurangi semangat ibu-ibu.

Tausiayah disampaikan oleh Ustadz Susilo dari Kampung Tridarma Wirajaya. Dalam penyampaianya Ustadz Susilo mengajak kepada ibu-ibu untuk memperbanyak membaca sholawat, karena dibalik sholawat nabi yang dibaca setiap hari minimal sepuluh kali akan membawa berjumpa dengan nabi Muhammad SAW dan akan membawa keberkahan.

Pembawa Acara dalam Penajian ibu-ibu Muslimat. (dokumen desa.id – foto : badar).

Selain itu mengajak ibu-ibu untuk selalu bersabar dan bersyukur akan nikmat Alloh yang telah diberikan kepda kita. Sebab pada hakekatnya syukur ada dua macam. Pertama Syukur lahiriyah yaitu bersyukur karena kita telah diberi anggota badan yang lengkap dan sehat. Kedua Syukur bathiniah yaitu syukur apa yang telah kita peroleh penuh dengan keberkahan.

Penyampaian tausiah ustadz susilo yang santun dan dengan bahasa yang mudah diterima oleh ibu-ibu, membuat waktu tidak terasa sudah semakin sore, maka tausiah segera diakhiri. Dengan berakhirnya tausiyah maka berakhirlah pengajian pertemuan bulan ini, dan diamini dengan do’a yang diimami oleh Ustad Abdul Halim.

(badar/tdw)

Facebook Comments
About Badar 390 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan