Sideka kecamatan banjar agung kabupaten tulang bawang

Camat Banjar Agung Sudieman SH di Dampingi Relawan TIK Kabupaten Tulang Bawang Dana Putra Yuda Dalam Pembukaan Pelatihan Sideka Lanjutan Kecamatan Banjar Agung,(dokumen desa.id - foto : badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Tridarma Wirajaya, 27/10/2018. Berbagai latihan  lanjutan Sistem Informasi Desa dan Kawasan serta Website desa bagi Kampung-kampung di wilayah Kecamatan Banjar Agung sudah berlangsung di berbagai tempat , dari  Kecamatan Banjar Agung Kabupaten sampai  dengan Kecamatan Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang.

Dalam pelatihan   difokuskan kepada Sideka Desktop maupun Website desa. Tetapi yang paling ditekankan adalah penggunaan Sidekanya yang sekarang sudah menggunakan versi 2.3.5. “Harus berimbang antara Sideka serta pemberitaan desa, karena Sideka merupakan kedaulatan kampung dan jati diri kampung untuk menginput kependudukan, dan keuangan.” Sambut Jaini sebagai Ketua Forum SiDeKa Banjar Agung.

Dalam rangka Pelatihan dan evaluasi Administrasi Pengelolan Keuangan Desa.(dokumen desa.id – foto : badar)

Disampaikan oleh Badar sebagai penasehat forum bahwa Website Desa atau Medianya Pemerintahan Desa atau yang sering diungkapkan Oleh Dirut Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK) Irman Meilandi, sebagai Kantor Desanya Pemerintahan seluruh Pemerintahan Desa di Indonesia adalah sebuah Wujud Keinginan Pemdes seluruh Indonesia. Ketika BP2DK melihat, menimbang dan memperjuangkan keberadaan Website Desa itu mesti ada dan terlegalkan. Website Desa perlu hadir guna menjawab tantangan zaman akan kehadiran Media Resmi Pemerintahan Desa di seluruh Nusantara.

“Yang harus menceritakan Keberadaan nafas Pemerintahan Desa dan Kawasannya adalah orang-orang Desa sendiri, bukan rekayasa hasil dari pada bertanya kepada sumber-sumber yang mungkin akan menyeret kepada informasi yang salah tentang Desa!” Hal tersebut pernah dikatakan oleh Sdr. Ipan Zulfikri Helpdesk BP2DK pada saya sewaktu berkunjung ke Desa Broadband Terpadu (DBT) di Kecamatan Rawa Pitu dan Penawar Aji.

Peserta Pelatihan (dokumen desa.id – foto : badar)

Perjuangan para Penggiat Desa dan Kawasan itu telah terwujud sekarang. Dengan mengobarkan semangat, informasi harus transparan dan bisa diakses oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik. Informasi yang dipublikasikan adalah tentang kegiatan Pemerintahan Desa dan Kawasan terkait Program Dana Desa. Dana untuk membangun desa dengan Dana ter-progres didalam Era Kepemimpinan Presiden Joko Widodo dengan Nominal Dana yang mumpuni 1 hingga 2 Milyar pertahun bagi seluruh Pemerintahan Desa di Indonesia dari sabang sampai Merauke tersebut sangatlah tepat diwujudkan dan di legalkan.

Peserta Pelatihan Infografi Berasal dari Sebelas Kampung di Kecamatan Banjar Agung dan Dua Kampung dari Kecamatan Banjar Margo. (dokumen desa.id – foto : jaini).

Itulah semangatnya para Penggiat Desa dan Kawasan yang kini telah membawa sebuah aplikasi yang dinamakan SIDeka (Sistem Informasi Desa dan Kawasan) yang didalam tersedia Informasi Kependudukan, pengadministrasian keuangan desa dan informasi berita-berita desa yang dihadirkan “apa adanya” oleh orang-orang desa itu sendiri.

Peserta pelatihan Sideka di Kecamatan Rawa Jitu Timur. (dokumen desa.id – foto : badar)

Kehadiran website desa dengan keberagaman Informasi Desa melalui aplikasi SiDeKa tersebut telah menjadikan sebuah “Angin Segar” bagi Kemajuan Teknologi dan Tatakelola Informasi yang baik dan benar menurut aturan “Menghadirkan” Informasi bagi Rakyat di Negara Republik Indonesia. Sekarang telah terwujud sudah, bahwa kehadiran website desa itu telah menjawab tantangan zaman dalam menghadirkan media komunikasi yang murah dan terintegritas baik sesuai dengan UU Desa dan UU KIP.

Sayangnya masih belum banyak yang menggunakan aplikasi tersebut bahkan tidak mengerti apa website tersebut. Kita sadari ataupun tidak, bahwa diam-diam berawal dari pergerakan rekan-rekan Kampung di Kecamatan Banjar Agung menjadikan penyemangat bagi desa lain di Kabupaten Tulang Bawang bahkan diseluruh Indonesia. Oleh karenanya manfaatkan kesempatan yang ada walupun kita belajar alakadarnya. Kita belajar tidak perlu hotel mewah, tidak perlu instruktur yang hebat, kamera dan laptop yang mahal, tapi ketekunan dan kebersamaan maka akan terlihat hasilnya.

Dana Putra Yuda RTIK Kabupaten Tuang Bawang sedang Memberikan Bimbingan Kepada Admin dan Operator (dokumen desa.id – foto : badar)

Disampaikan juga oleh  Dana Putra Yuda selaku RTIK Kabupaten Tulang Bawang yang setia menemani rekan-rekan Kecamatan Banjar Agung, bahwa belum aktifnya sebagian kecil rekan-rekan disebabkan adanya pergantian operator akibat kancah politik kepala Kampung. Dalam waktu dekat akan menyusul.

Badar Penasihat Sideka Kecamtan Banjar Agung (dokumen desa.id – foto : Suroto)

Harapan dari Badar penasehat SiDeka Kecamatan Banjar Agung,  kedepan aktifkan website desa tersebut terutama bagi yang belum aktif dan yang sudah aktif untuk dimaksimalkan, jangan beralasan karena keuangan. Semua dapat terwujud karena semangat rekan-rekan, dan kedepanya kita akan mewujudkan untuk membentuk kawasan desa.  “Buat apa penyelengaraan pemerintah desa, pembangunan desa, pembinaan desa, pemberdayaan desa bahkan BUMDES maju jika hanya dilihat oleh desanya sendiri tanpa  orang  dipublikasikan”

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan