Skor satu sama kesebelasan tridarma wirajaya yunior dan moris jaya yunior

Kesebelasan Tridarma Wirajaya yunior Foto Bersama Sebelum Bertanding Melawan Kesebelasan Moris Jaya Yunior Dalam Rangka Persahabatan. (dokumen desa.id : foto : badar)

Tridarma Wirajaya.desa.id | Memasuki Kampung Tridarma Wirajaya berawal dari perempatan pasar melewati jalur poros Kampung selalu disuguhkan dengan pemandangan yang khas. Di sebelah kanan selalu tampak pasar kampung yang berdiri sejak tahun 1982. Sebelah kiri di suguhkan dengan gedung SMPN 1 Banjar Agung. Pekarangn SMP yang luas dibudidayakan tanaman cabai dan terong. Lurus ke depan berdiri tugu kuning di tengah perempatan Kampung antara lapangan bola dan lingkungan perkantoran Kampung. Lapangan Antrida yang selalu dipergunakan untuk latihan sepak bola, baik anak-anak maupun dewasa.

Latihan sepak bola bagi anak-anak dilakukan setiap sore merupakan pemandangan yang tidak asing. Canda dan tawa berbaur menjadi satu. Kegembiraan selalu tampak di raut wajah mereka. Berpakain ala kadarnya tidak membuat surut semangat dalam mberlatih. Di bawah instruktur kakak senior yang salalu setia menemaninya.

Kedua Kesebelasan Anak-Anak Sedang Beradu Keterampilan. (dokumen desa.id – foto : badar)

Untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam berlatih, maka selalu mengadaakan latihan bersama dengan club lain. Diantarnaya club kesebelasan dari suku 03 Kampung Moris Jaya di bawah pelatih Ahmad Mahjun. Tujuanya untuk melatih mental anak-anak dan menambah wawasan dalam bidang oleh raga sepak bola.

Latihan bersama dipimpin langsung oleh wasit Sabar Sugiyanto salah satu wasit andalan Kampung Tridarma Wirajaya yang bersertifikasi. Permaianan babak pertama berjalan lancar layaknya pemain-pemain Nasional. Anak-anak berliuk-liuk membawa bola nelewati lawan. Dan pada menit ke 35 Kesebelasan Antrida yunior kebobolan. Skor 1- 0 kemenangan untuk kesebelasan Moris Jaya, dan tidak berubah hingga turun minum.

Kesebelasan Moris Jaya Yunior foto bersama sebelum bertanding (dokumen desa.id – foto : badar)

Setelah istirahat dimulailah babak kedua. Kedua kesebelasan belum ada pergantian pemain. Permainan semakin seru. Karena kedua kesebelasan sudah mengetahui dan saling membaca kekuatan lawan. Sehingga permainan berjalan semakin panas dan bringas.
Pada menit kesepuluh kesebalasan Antrida yunior mendapat hadiah pinalti, karena pelanggaran yang dilakukan pemain belakang Moris Jaya Yunior. Tendangan finalti dapat diselesaikan dengan baik oleh Yopan, sehingga skor berubah menjadi 1 – 1. Sekor satu sama tidak berubah sampi wasit meniup peluit panjang tanda permainan selesai.

“Kalah dan menang bukan suatu tujuan” Kata Mahjun pendamping dari kesebelasan Moris Yunior. “Dapat berlatih bersama untuk mengetahui dan mencari bibit sepak bola bagi anak-anak” lanjut Mahjun. Dari latihan bersama dapat diketahui bakat masing-masing anak.

Dengan dilakukanya berlatih bersama banyak keuntungan yang diperoleh. Menambah eratnya silaturahmi. Mental menjadi kuat dan menambah wawasan bagi anak-anak. Dan yang paing penting untuk mencari bibit yang berbakat untuk menjadi pemain yang baik di masa depan.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan