Berbondong-bondong warga menyaksikan pertunjukan kuda kepang

<strong.Penampilan Kuda Kepang Turonggo Mudo Budoyo Kampung Tridarma Wirajaya Dalam Rangka Memperingati bulan Syuro. (dokumen desa.id - foto : badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Tarian jKuda kepang adalah jenis tarian tradisional berasal dari jawa. umumnya jawa tengah dan jawa timur. Dkatakan jaran kepang karena yang diniaki bentuk kuda dengan anyaman bambu yang dicat dan dihiasi selayaknya perlengkapan kuda sebenarnya. Kesenian ini cukup sederhana murah dan meriah dan umumnya digemari oleh anak-anak.

Karena kemeriahannya, maka kesenian kuda kepang ini selalu hadir disetiap acara. Seperti halnya Kampung Tridarma Wirajaya di hari memperingati bulan Assyuro. Menggunakan seni kuda kepang yang ditempatkan di lapangan bola Antrida suku 01 Kampung Tridarma Wrajaya.

Persiapan dlakukan oleh anak-anak yang tergabung dalam seni kuda kepang Turonggo Mudo Budoyo. Mulai dari membersihkan sisa bangunan Podium Olehraga. Pemasangan tarob, Penataan kursi dan meja para tamu. Dikarenakan tempatnya cukup luas, maka penataan tempat tidak mengalamai kesulitan

Penampilan Anak-Anak Dalam Tari Jaranan Kuda Kepang (dokumen desa.d – foto : badar)

Dari ba’da dhuhur ibu-ibu dan anak-anak sudah berbondong-bondong ingin menyaksikan pertunjukan kuda kepang di lapangan. Lemah gemulai tarian yang ditampilkan oleh anak-anak. membuat rindu akan penampilanya. Kuda kepang yang ditampilkan berasal dari Kampung sendiri. Hasil binaan kampung Tridarma Wirajaya diberi nama turonggo Mudo Budoyo pimpinan bapak Paryoto dan merupakan salah satu kekayaan kampung.

Disamping memperingati bulan syura penampilan kuda kepang Turongo Mudo Budoyo sudah terbiasa tampil setiap tahun. Hal ini dilakukan dengan harapan memohon kepada Tuhan YME supaya diberi kesehatan dan keselamatan bagi anggota dan penari di penampilan berkutnya.

Anggota Kuda Kepang Turongggo Mudo Budoyo (dokumen desa.id – foto : badar)

Setelah penampilan di bulan syuro biasanya jaranan Tronggo Mudo Budoyo selalu tampil di hajatan perkawinan atau khitanan bahkan dalam rangka memperingati ulang Tahun Kampung. Banyak yang memerlukan bahkan sering antri. Karena seni jaranan Turonggo Mudo Budoyo ada perbedaan dengan jaranan lainya. Perbedaan itu dar segi penari dan kreasi musiknya.


(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan