Demi Sekolah yang baik, ibu-ibu rela gotong royong meratakan tanah

Ibu-ibu wali murid bergotong Royong Menimbun Halaman TK.(dokumen desa.id - foto: badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Sekolahan yang baik, aman dan nyaman merupakan harapan setiap warga. Ini merupakan kewajiban stakeholder yang ada. Bagaimana bersama-sama untuk menciptakan iklim pendidikan yang nyaman. Hal ini bukanlah sesuatu yang mudah, karena perlu kesadaran yang cukup tinggi dan pembangunan syistem yang lama dari semua pihak. terutama pemangku kepentingan di sekolahan tersebut.

Taman Kanak-Kanak Taruna Widiya Tama milik Kampung Tridarma Wirajaya yang berlokasi di suku 02 Kampung Tridarma Wirajaya, sejak dahulu dalam membangun dan memelihara Taman Kanak-kanak orang tua/wali terlibat langsung, baik berupa tenaga ataupun keuangan.di samping pihak sekolahan dan pihak desa.

Suasana Ibu-Ibu wali murid sedang menimbul halaman.(dokumen desa.d – foto : badar)

Seperti halnya dalam kegiatan mertakan tanah di halaman depan. Ibu-ibu bersemangat sampai bercucuran keringat. Tanah yang dratakan di halaman depan karena di waktu hujan tergenang air sehngga ada inisiatip dari orang tua murid untuk membeli tanah urug. Uang yang digunakan untuk membeli tanah itupun hasil iuran dari orang tua wali murid sebesar dua belas ribu rupiah per wali murid, senyak 45 orang wali murid.

“Dalam kegiatan apapun saya selalu melibatkan orang tua/wali murid, Karena Sekolahan ini bukan milik kami,jadi akan maju dan mundurnya sekolah ini merupakan kewajiban bersama dari semua stakeholder yang ada. Untuk penimbunan halaman ini misalnya. Atas gagasan dar wali murid supaya ditimbun tanah, mengingat jika diwaktu hujan tergenang air. anah urug yang diperlukan rencanya dua mobil. Satu mobil harganya dua ratus lima puluh ribu rupiah. Sementara yang sudah diratakan satu mobil.” Penyampian Kepala Sekolah TK Yulina,Js

Dengan Bersemangatnya ibu-ibu bergotong Royong.(dokumen desa.id – foto : Badar)

Hal serupa juga diamini oleh Kusmiati wakil salah satu orang tua anak-anak. Bahwa untuk menimbun halaman orang tua wali murid iuran sebesar dua belas ribu rupiah per wali murid. Sebanyak 45 orang wali murid, sehingga terkumpul uang sebesar Rp 540.000,- (lima ratus empat puluh ribu rupiah). Tanah yang dipergunakan untuk menimbun halaman dapat beli. “Harga per mobil Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh rbu rupiah). Yang sudah diratakan baru satu mobil. Satu mobilnya menyusul.”

Dengan semangat yang dimliki oleh ibu-ibu dalam menciptakan sekolah yang aman dan nyaman perlu untuk dipertahankan. Sebab untuk menciptakan sekolah yang nyaman, bukan karena besarnya uang yang dimliki, tetapi terjalinya kerja sama antar pihak sekolah, orang tua, yayasan dan lingkungan disekitar. Hal inisudah dibuktikan oleh TK Taruna Widiya Tama Kampung Tridarma Wirajaya.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan