Rahasia batang pisang dalam penyembelihan binatang korban

Panitia Qurban Masjid Nurul Jadid Sedang Mengiris Daging Untuk di Bagikan kepada Warga. (dokumen desa.id - foto : badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Selain ibadah yang mendekatkan diri kepada sang pencipta, Allah Subhanahu Wata’ala. Ibadah qurban juga memiliki faktor hablumminannas yakni memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar. Qurban adalah ibadah yang mendekatkan diri kepadaNya dan disisi lain membantu masyarakat yang kurang mampu untuk merasakan lezatnya daging qurban yang jarang disantap dalam keseharian.

Salah satu makna yang paling dalam dari ibadah qurban adalah sebagai bentuk penghambaan kepada Allah Subhanahu wata’ala dengan membahagiakan sesama. Qurban adalah bentuk keshalehan sosial dimana pequrban akan merasakan indahnya berbagi bagi sekitar. Hal ini tak lepas dari arti kata qurban tersendiri dimana berarti ‘mendekat’. Qurban akan mendekatkan secara emosional bagi si kaya atau si miskin dengan sama-sama merasakan santapan qurban di hari raya idul adha.

Binatang korban berupa Sapi dan Kambing Yang Siap untuk di Potong. (dokumen desa.id – foto : badar)

Dalam pelaksanaan qurban di Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung telah melakukan penyembilan qurban binatang ternak berupa sapi dan kambing. Penyembelihan dilakukan di tiga tempat. Pertama di halaman samping Masjid Jami’ Al-Falah, Kedua di halaman belakang Masji Al-Furqon, Ketiga di halaman samping Masjid Nurul Jadid dan yang keempat dihalaman Masjid Baiturrohman.

Jumlah binatang ternak yang diptong untuk qurbaan di Kampung Tridarma Wirajaya sebanyak 2 ekor sapi dan 29 ekor kambing. dengan rincian Masjid Jami’ Al-Falah sebanyak 4 ekor kambing, Masjid Nurul Jadid 1 ekor sapi dan 11 ekor kambing. Masjid Al-Furqon 1 ekor sapi dan 8 ekor kambing . Masjid Baiturrohman 6 ekor kambing.


Daging Kambing Siap Dibagikan ke Warga (dokumen desa.id – foto : badar)

Pemotongan binatang ternak dilakukan oleh pemilik ternak yang diqurbankan, terutama kambing. Pemotongan sapi dan kambing dilandaskan di atas batang pisang. Mengapa batang pisang. Alasan pertama, batang pisang mudah didapat. Kedua bahwa binatang ternak yang akan dipotong, terutama kambing, tanduk yang sebelah ditancapkan ke batang pisang jadi kepala kambing tidak bergerak dan memudahkan dilakukan pemotongan.

Daging hasil pemotongan dibagikan kepada warga kampung Tridarma Wirajaya, terutama bagi warga yang jarang mengkonsumsi daging. Dengan qurban ini diharapkan agar masyarakat merasakan kebersamaan, di samping itu untuk mendekatkan emosional si kaya dan si miskin. dan mengurangi kesenjangan sosial.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan