Polsek banjar agung adakan sosialisasi kesepakatan bersama tentang aturan pelaksanaan hiburan orgen tunggal

Foto Bersama Dalam Rangka Sosialisasi Kesepakatan Bersama Tentang Aturan Waktu Pelaksanaan hiburan Orgen Tunggal.(dokumen desa.id - foto : Rudy)

tridarmawirajaya.desa.id | Dalam rangka menciptakan suasana tertib, aman dan kondusif di lingkungan masyarakat, banyak kegiatan yang dilakukan oleh Polsek Banjar Agung. Diantara melakukan sosialisasi kesepakatan bersama tentang aturan waktu pelaksanaan hiburan orgen tunggal dan pembentukan tim terpadu pengawas kegiatan masyarakat di malam hari.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 23/07/2018 bertempat di Aula Kecamatan Banjar Agung. Acara Sosialisasi kesepakatan bersama dihadiri oleh Danramil Menggala, Camat Banjar Agung, Camat Banjar margo dan Camat Banjar Baru. Ketua Forum Kepala Kampung Banjar Agung, Ketua Forum Kepala Kampung Banjar Margo dan Ketua Forum Kepala Kampung Banjar Baru. Ketua GP Ansor, tokoh masyarakat, tokoh agama, toko pemuda dan pemilik orgen se-wilayah Polsek banjar Agung.

Suasana Sosialisasi Kesepakatan Bersama. (dokumen desa.id – foto : Rudy)

Banyak usulan yang disampaikan oleh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut, terutama dari pengusaha orgen tunggal. “Harus ada batasan waktu, sehingga acara berjalan tertib dan lancar. Mohon sanksi yang tegas, jika tidak mentaati peraturan yang telah disepakati”. Lanjutnya. Permohonan dari kepala Kampung Tunggal Warga Bahren, menyampaikan untuk kesenian bersifat kearifan lokal tidak terbatas waktu karena budaya itu harus dilestarikan.”

Menganggapi dari usulan peserta, maka Kapolsek Banjar Agung menyampaikan, ” Sosialisasi ini diadakan untuk menjadi pedoman dan pegangan bagi kita bersama, baik uspika maupun pemilik pengusaha orgen dalam mengadakan hiburan orgen tunggal. Adapun peraturan dari kepolisan menetapkan ijin sampai dengan pukul 18.00 WIB dan mendapatkan toleransi sampai dengan pukul 19.00 WIB.”

Peserta Sosialisasi Kesepakatan Bersama tentang Waktu Pelaksanaan Hiburan Orgen Tunggal.(dokumen desa.id – foto : Rudy)

Ada empat point yang ditanda tangani oleh Tim terpadu pengawas kegiatan masyarakat di malam hari, Pertama setiap ada kegiatan masyarakat di malam hari batas waktu adalah pukul 18.00 WIB. Kedua Kegiatan yang mendapat pengecualian adalah kegiatan yang bersifat budaya tradisional/klasik dan riligius, batas waktu pukul 21.00 WIB. Ketiga, dilarang menyajikan minuman keras/narkoba , dilarang dengan nada disco/tarian yang bertentangan dengan kepribadian Indonesia, dilarang mengadakan sambutan bersifat politik, dan mengadakan perjudian dalam bentuk apapun. Keempat, bilamana terdapat penyimpangan atau pelanggaran terhadap ketentuan dalam surat ini, kami yang bertanda tangan dalam kesepakatan wajib menegur, menghimbau dan mengingatkan tuan rumah untuk dibubarkan acaranya.

Dengan adanya sosialisasi kesepakatan bersama yang telah ditanda tangani, diharapkan terciptanya masyarakat yang tertib. aman dan nyaman dalam mengadakan hiburan orgen tunggal dan hiburan lainya. Kesadaran itu tumbuh dari pribadi masing-masing, bukan karena aturan.

(badar/tdw)

Facebook Comments
About Badar 405 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan