Kampung tridarma wirajaya bagikan rastra bulan juni

Pembagian Rastra Bulan Juni 2018 Kampung Tridarma Wirajaya. (dokumen desa.id - foto : badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam melayanai masyarakat terutama dalam bidang kesejahteraan masyarakat. Pemerintahan Kampung Tridarma Wirajaya melalui Kepala Urusan kesejahteraan dan Pendamping Sosial Masyarakat(PSM) telah mendistribusikan rastra Selasa, 03 Juli 2018. Pembagian rastra berlangung di Balai Kampung Tridarma Wirajaya sebanyak 126 Kepala Keluarga miskin.

Hadir dalam pembagian rastra TKSK Kecamatan Banjar Agung, Ibu Rismayanti, S.Kom, Pendamping Kampung, Tridarma Wirajaya, Ibu Jamilatun dan Rina. Hadir pula Kepala Suku 01 – 04. Dan semua calon penerima sejumlah 126 Kepala Keluarga.

Calon Penerima Rastra bulan Juni 2018.(dokumen desa.id – foto : badar)

Pembagiana rastra di Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung untuk bulan Juni 2018 sebenarnya sudah dapat dibagikan pada hari Senin, 02/07/2018. Tetapi baru dapat dibagikan pada hari Selasa,03/07/2018, hal ini dikarenakan ada instruksi dari TKSK Kecamatan bahwa beras yang akan dibagikan harus dicek terlebih dahulu kualitasnya. Sehingga penerima rastra baru diperintahkan untuk mengambil beras di balai Kampung pada hari Selasa.

Persyaratan pengambilan rastra masih seperti dahulu. Calon penerima harus membawa foto chopy Kartu Keluarga. Tanpa berwakil, kecuali bagi lansia yang ridak dapat datang sendiri ke Balai Kampung. Ibu Risma  dalam sambutanya memberikan penjelasan bahwa beras yang diterima harus berkualitas baik, jika ada beras yang kurang layak dikonsumsi, misalnya beras bergumpal warna hitam dan banyak ulatnya segera melapor ke PSM Kampung. Hal ini dilakukan supaya beras yang dibantukan melalui bulog  adalah beras yang baik dan layak dikonsumsi.

Ibu Rismayanti, TKSK Ke. Banjar Agung, Memberikan pengarahan.(dokumen desa.id – foto : badar)

Dengan dibagikannya rastra bulan juni 2018 di Kampung Tridarma Wirajaya berarti mengurangi beban bagi keluarga tidak mampu untuk menekan biaya kebutuhan setiap hari. Mengingat kebutuhan pokok belum setabil degan harga jual petani. Oleh karena itu masih menjadi pekerjaan rumah bagi aparatur pemerintahan kampung untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat. Dimohon kepada pemerintah kampung untuk membuat terobosan baru dalam bidan ekonomi melalui Bumdes.

(badar/tdw).

Facebook Comments
About Badar 405 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya