Khataman al-qur’an masjid nurul jadid kampung tridarma wirajaya

Anak-Anak Masjid Nurul Jadid Dalam Acara Khataman Al-Qur'an .(dokumen desa.id- foto : badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Membaca Alquran telah menjadi kebiasaan bahkan tradisi umat Islam. Kebaikan tersebut biasa dilakukan di Masjid, Mushalla, Tempat Pengajian, termasuk di rumah masing-masing. Apalagi di bulan suci Ramadhan ornag muslim berlomba untuk membaca Al-qur’an . Biasanya membaca Al-qur’an dengan berkumpul dan membacanya bergantian lazimnya disebut tadaros. Tadaros dilakukan mulai malam Ramadhan samapai dengan malam tanggal dua puluh atau dua sembilan Ramadhan. Sehingganya al-qur’an tiga puluh juz dapat di khatmkan tiga kali atu lebih.

Khatam berarti tamat. Kata ini berasal dari bahasa Arab. Khatam biasanya mengacu pada sudah habis mengaji Al-Qur’an oleh seseorang anak-anak. Anak-anak seharusnya khatam al-Quran sebelum berumur 13 tahun, tetapi bukanlah wajib. Mereka belajar dari guru agama kampung yang dahulunya disebut mu`allim.Khataman Al-Qur’an di Masjid Nurul Jadid berlansung Selasa malam,12/06/2018. Dengan berlangsungnya khataman Qur’an menandakan berakhirnya kegiatan tadarus yang berlangsung dari malam pertama Ramadhon.

Anak-anak Nurul Jadid Sedang melaksanakan Khatman Al-Qur’an. (dokumen desa.id – foto : badar).

Khataman Al-Qur’an di masjid nurul Jadid dihadiri oleh tokoh Agama, Tokoh Masyarkat, perangkat kampung dan jama’ah taraweh. Dalam khataman diikuti oleh dua puluh anak laki-laki dan perempuan. Mereka duduk berjejer ana laki-laki berada di depan dan anak perempuan dibelakang barisan. Bacaan dimulai dari Surat waddhuha dan berakhir surat annas. Dibaca bergantian surat persurat.

Disampaikan oleh ustadz Royan Ali dalam acara khataman. Khataman ini akan menjadikan syafaat bagi pembacanya di hari kiamat. Mendapatkan predikat insan terbaik. Mendapatkan pahala akan bersama malaikat di akherat dan mendapatkan pahala dua kali lipat. Oleh karena itu melalui anak-anak ini menjadi generasi kampung dalam melestarikan al-qur’an.

Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Ikut Menyaksikan dalam Acara Khataman Al-Qur’an.(dokumen desa.id – foto : badar).

Khataman Al-qur’an merupakan kegiatan untuk melatih anak-anak hidup besosial dengan teman-teman. Disamping mendapatkan pahala dari membaca Al-Qur’an juga menjalin kebersamaan. Karena dalam khataman al-qur’an yang di awali dengan tadarus terjalin komunikasi. Dengan harapan tradisi ini berjalan untuk tahun-tahun berikutnya.

“Kami bangga dengan anak-anak ini. Terutama kepada orang tuanya yang elah mendorong anaknya untuk ikut khataman. Sebab saya tahu betul bahwa anak-anak ini dari awal ramadhan sampai dengan malam ini aktif dalam mengikuti tadharus. Mudah-mudahan dijadikan oleh alloh anak yang sholeh dan sholehah. Dan kepada orang tuanya selalu diberikan kesehatan.” Sambut Badar mewakili perangkat Kampung Tridarma .

Makan Bersama Setelah Khataman Al-Qur’an Selesai.(dokumen desa.id – foto : badar).

 

Sebagai akhir dari rangkaian acara khataman Al-qur’an ditutup bacaan do’a khatam qur’an oleh Ustadz Abdul Halim. Dengan do’a yang dilantunkan menambah suasana menjadi hening dan khusuk; Dengan harapan mudah-mudahanmasih dapat berjumpadi bulan ramadhanyang penuh berkah di tahun mendatang. Sebagi rasa syukur kepada alloh swt atas kesehatan yang telah diberikan, maka semua hadirin menikmati makan bersama. Makan tersebut bertempat di teras masjid dengan alas daun pisang.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan