Menjelang bulan puasa penziarah mulai padati tempat pemakaman umum kampung tridarma wirajaya

Suasana di TPU Kampung Tridarma Wirajaya Ramai di Datangai Penziarah. (dokumen desa.id - foto : badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Penziarah mulai berdatangan memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Tridarma Wirajaya, Selasa sore, 15/05/2018. Untuk mengunjungi dan berdo’a kepada sanak keluarga yang telah berpulang ke rahmatulloh. Penziarah datang bersama keluarga dengan membawa bunga yang ditebarkan di atas makam.

Pada umumnya penziarah mendatangi makam ahli kubur dua atau satu hari menjelang bulan Ramadhan tiba. Hal ini sudah menjadi tradsi dari jaman dahulu yang masih dilaksanakan sampai sekarang. Bahkan diulangi kembali satu hari menjelag hari raya idul fitri . Penziarah yang datang ke Pemakaman Umum Kampung Tridarma Wirajaya bukan saja dari warga Kampung Tridarma . Melainkan dari Kampung tetangga bahkan dari luar kota yang keluarganya di makamkan di pemakaman Kampung Tridarma Wirajaya.

Keluarga yang Sedang berziarah di Makam Keluarga. (dokumen desa.id – foto : badar).

Tujuan dari ziarah ini adalah untuk Mengingatkan hamba kepada akhirat dan memberi pelajaran berharga baginya akan kehancuran dunia dan kefanaannya. Sehingga jika ia kembali dari makam, timbul rasa takut kepada Allah Azza wa Jalla yang bertambah, dan kemudian memikirkan akhirat dan beramal untuk itu.

Selain dari tujuan ziarah di atas, ziarah juga mempunyai tujuan mendoakan kebaikan bagi mayit dan memohonkan ampunan bagi mereka. Ini merupakan bentuk perbuatan baik orang yang masih hidup kepada orang yang telah mati. Amalannya telah putus begitu ia menghembuskan nafas terakhirnya meninggalkan dunia menuju akhirat. Oleh sebab itu, ia sangat membutuhkan orang-orang yang berbaik hati mau mendoakan kebaikan dan ampunan baginya, serta menjadikannya penghuni surga.

Dengan duduk melingkar di samping makam, penziarah membacakan do’a dan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dipimpin oleh satu orang. Biasanya yang dibacakan surat-surat pendek dan surat yasin. Setelah itu ditutup dengan do’a. Dan terakhir pemberian bunga yang berwarna warni di atas makam keluarga. Bahkan diiringi dengan isak tangis dikarenakan mengingat jasa-jasa kebaikan dari keluarga yang telah meninggal.

Penziarah bersama keluarga (dokumen desa.id – foto : badar).

Setelah prosesi ziarah selesai, maka ada beberapa harapan dari keluarga yang masih hidup. Mudah-mudahan keluarga yang telah meninggal diampuni segala dosanya, diterima semua amal baiknya dan diberikan nikmat kuburnya dan yang terakhir dijadikan sebagai ahli syurga.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan