Kunjungan dinas ketahanan pangan tulang bawang ke KWT mekar tani

Kunjungan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulang Bawang dan PPL di KWT Mekar Tani. (dokumen desa.id - foto : badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang pemenuhanya dijamin oleh Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan . Tidak hanya sekedar memenuhi kuantitas pangan, tetapi kualitasnya. Pasal 60 Undang-undang N0 18/2012 mengamanatkan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah berkewajiban mewujudkan penganeragaman kunsumsi pangan untuk memenuhi gizi masyarkat sesuai dengan potensi kearifan lokal guna mewujudkan hidup sehat, aktif dan produktif.

Pada tahun 2018 Badan Ketahanan Pangan melalu Pusat Penganeragaman konsumsi dan Keamanan Pangan kembali meluncurkan Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Dalam rangka mempercepat pnganeragaman pangan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat, Dengan anjuran pemanfaatan pekarangan sangatlah tepat untuk memenuhi pangandan gizi keluarga.

Bapak Sutikno dan Bapak Erman ada di lokasi calon Demplot Sedang Memberikan Pengarahan Kepada Ibu-ibu KWT Mekar Tani. (dokumen desa.id – foto : badar).

Tujuan dari kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari ( RKPL ) pertama adalah memperdayakan runmah tangga dan masyarakat dalam penyediaan sumber pangan dan gizi melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan lahan tempat tinggal. Kedua Meningkatkan kesadaran, peran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka kehadiran Bapak Sutikno dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulang Bawang dan Bapak Erman selaku Pendamping dari BP3K Kecamatan Banjar Agung memantau langsung ke Kelompok Wanita Tani Mekar Tani. Kehadiranya untuk mengetahui sampai di mana kegiatan KWT Mekar Tani. Ternyata kegiatan itu sudah dimulai dan dilaksanakan, berupa pembuatan rumah bibit,pembuatan kolam dan memasukan tanah ke polybak sebagai media semai benih.

Rumah Bibit Milik KWT Mekar Tani (dokumen desa.id – foto : badar)

Disampaikan oleh Pak Sutikno, bahwa selain rumah bibit yang merupakan tempat untuk pembibitan kelompok, juga dimaksudkan untuk penyulaman atau penanaman kembali demplot kelompok maupun pekarangan milik anggota dan masyarakat kampung. Sedangkan demplot merupakan kawasan/areal yang terdekat dalam kawasan KRPL yang berfungsi sebagai lokasi percontohan, temu lapangan, tempat belajar dan tempat praktik pemanfaatan pekarangan yang disusun dan diaplikasikan bersama oleh kelompok.

(badar/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan