Ibu-ibu hamil kampung tridarma wirajaya mengikuti posyandu

Bidan Desa Hernawati HB Bersama Petugas Kesehatan Dari Puskesmas Tulang Bawang 1 Sedang Memberikan Pengarahan Kepada Ibu-ibu Hamil.(Dokumen desa.id - foto : badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Posyandu merupakan bagian dari pembangunan untuk mencapai keluarga kecil bahagia dan sejahtera, dilaksanakan oleh keluarga bersama dengan masyarakat di bawah bimbingan petugas kesehatan dari puskesmas setempat. Sasaran utama kegiatan posyandu ini adalah balita dan orangtuanya, ibu hamil, ibu menyusui dan bayinya, serta wanita usia subur. Sedangkan yang bertindak sebagai pelaksana posyandu adalah kader dibantu oleh petugas kesehatan. Posyandu ibu-ibu hamil yang biasa disebut dengan bumil Kampung Tridarma wirajaya telah diadakan tanggal enam belas Dilaksanakan di gedung posyandu Dahlia yang beralamatkan RT. 04 Suku 03 Kampung tridarma Wirajaya, bersama kader posyandu desa dan petugas kesehatan bidan desa. Kegiatan Posyandu bulan ini yaitu pemeriksaan Hepatitis, HB, HIV dan golongan darah.

Pemeriksaan Ibu Hamil Dengan Pengambilan Sample Darah Oleh Petugas Kesehatan.(dokumen desa.id – foo : badar)

Untuk kegiatan posyandu bulan ini tidak seperti bulan yang lalu. Bulan ini ditekankan ke pemeriksaan ibu hamil, pemberian imunisasi dan pengambilan simpel darah pada ibu hamil dan anggota keluarga. Tidak ketinggalan pemberian susu dan sayuran. Yang tidak dilaksanakan sepertibulan sebelumnya yaitu senam ibu hamil.  Ada beberapa hal yang disampaikan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Tulang Bawang 1 perihal pentingnya pemeriksaan pada ibu hamil. Diantaranya Hepatitis, HB, HIV dan menentukan Golongan Darah. Semua akan diberikan kepada ibu-ibu diwaktu hamil. Hal tersebut dilakukan agar bayi yang ada dalam kandungan atau yang sudah lahir tidak terjangkit penyakit yang dibawa oleh ibunya. Selain itu dilakukan penentuan golongan darah si ibu. Selain memnentukan gogolongan darah ibu hamil diharuskan untuk mengajak dua saudaranya untuk diambil sempel darah guna menentukan golongan darahnya. Semua ini untuk persiapan, jika ibu yang hamil diwaktu melahirkan mengalami pendarahan, maka darah yang diperlukan tidak mengalami kesulitan.

Pengecekan Darah Oleh Petugas Kesehatan Kepada Ibu Hamil. (dokumen desa.id – foto : badar).

Disampaikan oleh bidan desa Hernawati, HB S.Keb tentang beberapa ibu hamil dengan resiko tinggi, Ibu dengan tinggi badan kurang dari 145 cm.– Bentuk panggul ibu yang tidak normal.Badan Ibu kurus pucat.Umur Ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun.Jumlah anak lebih dari 4 orang. Jarak kelahiran anak kurang dari 2 tahun. Adanya kesulitan pada kehamilan.atau persalinan yang lalu.Sering terjadi keguguran sebelumnya.Kepala pusing hebat.Kaki bengkak.Perdarahan pada waktu hamil.Keluar air ketuban pada waktu hamil.Batuk-batuk lama.

Dilanjutkan dengan penjelasan bahaya yang dapat ditimbulkan akibat Ibu hamil dengan risiko tinggi. Bayi lahir belum cukup bulan. Bayi lahir dengan berat kahir rendah. BLR)eguguran keguguran(abortus).Persalinan tidak lancar / macetPerdarahan sebelum dan sesudah persalinan.Janin mati dalam kandungan.Ibu hamil / bersalin meninggal dunia. Keracunan kehamilan/kejang-kejang.

Ibu Hamil sedang Mendengarkan Pengarahan Dari Ibu Hernawati, HB (dokumen desa.id – foto : badar).

Untuk mencegah kehamilan berresiko tinggi diantaranya adalah dengan memeriksakan kehamilan sedini mungkin dan teratur ke Posyandu, Puskesmas, Rumah Sakit, paling sedikit 4 kali selama masa kehamilan.Dengan mendapatkan imunisasi TT 2X.Bila ditemukan kelainan risiko tinggi pemeriksaan harus lebih sering dan lebih intensif.Makan makanan yang bergizi yaitu memenuhi 4 sehat 5 sempurna. Oleh karena itu diharapkan bagi ibu-ibu hamil harus tahu tanda-tanda kehamilan resiko tinggi, jika ada tanda-tanda tersebut segera ke Posyandu, Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. Semua itu bertujuan agar bayi yang di kandung dan ibunya tetap sehat.

(bdr/tdw)

.

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan