Rebana Baitussalam ikut mengiringi peringatan isro’ Mi’roj

Rebana Baitussalam Dalam Peringatan Isro' dan Mi'roj Nabi Besar Muhammad SAW Kampung Tridarma Wirajaya. (dokumen desa.id - foto : badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Peringatan Isro’ dan Miroj Nabi Besar Muhammad SAW, di Kampung Tridarma Wirajaya Minggu, 15/04/2018. Selain menghadirkan mubaligh dari Kota Metro rupanya dimeriahkan oleh seni Rebana Baitusssalam. Seni Rebana Baitusslam adalah salah satu kesenian islami milik kampung Tridarma Wirajaya di bawah asuhan ustadz Rohmadin beralamat di RT. 04 Suku 03 Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

Hadroh Baitussalam dengan nama panggilan Rebana Baitussalam di bawah asuhan Ustadz Rohmadin sudah terbiasa tampil diberbagai acara. Seperti acara pernikahan. khitanan, peringatan Hari besar islam bahkan di acara syukuran kelahiran anak. Alat ini dimainkan oleh tujuh orang dan tiga orang vokalis. Jadi jumlah penabuh (istilah jawa ) dan vokalis semunya sepuluh orang.

Penampilan Rebana Baitussalam Dalam Peringatan Isro’ dan Mi’roj. (dokumen desa.id – foto : badar)

Perbedaan yang ada di musik rebana dengan hadroh ibu-ibu adalah alat yang digunakan. Alat yang digunakan direbana Baiutssalam lebih lengkap. sedangkan di hadroh atau mawalan ibu-ibu hanya ada beberapa terbang (istilah alat rebana).Kemudian dari cara memukul rebana, Untuk rebana Baitussalam menganut aliran semarangan. Maka dikenal dengan semarangan satu sampai empat. Tetapi yang sering digunakan rebana Baitussalam ini adalah semarang tiga.Yang membedakan semarang satu sampai empat adalah not terbang satu, dua,tiga sampai empat berlainan, sehingga menimbulkan suara yang berbeda.

Dari jenis alat dan lagu yang bervariasi, maka panita mengundang rebana tersebut untuk tampil mengiringi peringatan Isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW. Rebana ini ditampilkan sebelum acar dimulai. Dengan membawakan beberapa sholawat dan lagi-lagu padang pasir menjadikan pengunjung larut dalam musik dan lagu yang disuguhkan.

Ibu-ibu Jama’ah Pengajian Dalam Memperingati Isro. dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW. (dokumen desa.id -foto : badar).

Rebana Baitussalam adalah group musik islami di bawah binaan Kampung Tridarma Wirajaya. Dengan harapan adanya group rebana Baitussalam merupakan alternatif anak-anak muda dari musik-musik yang ada sekarang ini. Sebab rebana ini merupakan salah satu media dakwah yang disampikan melalui syair lagu-lagunya. Dengan demikian dapat menekan anak-anak muda untuk berbuat yang dilarang oleh pemerintah dan agama.

(bdr/tdw)

About Badar 416 Articles
Pegawai Kecamatan Banjar Agung

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan