Kamani meninggal karena penyakit diabetes

Upacara pemberangkatan Jenazah Kamani ke Makam. (dokumen desa.id - foto : Badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Innalillahi wainnailaihiroji’un kata terakhir dan do’a yang diucapkan untuk Kamani bin Kasran warga kampung Trimulya Jaya Suku 04. Kamani meninggal dunia pada hari Selasa pukul 04.00 WIB di rumah kediamanya Suku 04 Kampung Trimulya Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, karena menderita penyakit diabetes.

Kamani meninggal dunia di usia 63 tahun. Meniggalkan seorang istri, tiga orang anak dan 4 cucu. Di masa hidupnya Kamani terkenal seorang yang santun, berjiwa sosial dan ramah. Jika kita lihat dari usia sebenarnya Kamani belum terlalu tua. Namun dengan penyakit yang dideritanya sehingga meninggal dunia. Penyakit yang ia derita adalah diabetes kering sejak tujuh tahun lalu.

Jenazah Kamani siap di Berangkatkan ke Makam Menggunakan Mobil. (dokumen desa.id – foto : badar)

Berbagai upaya yang dilakukan oleh keluarga untuk kesembuhan Kamani. Dari penanganan medis sampai ke alternatif, namu Tuhan menentukan lain. Menurut keterangan dokter yang merawatnya, Kamani ini awalnya memiliki penyakit diabetes, tetapi karena sudah lama menyebabkan komplikasi. Menjelang akan meninggal kadar gula yang terdetiksi sampai ke angka 500.

Menurut Siswoyo kakak kandung dari almarhum, “Sebenarnya keluarga akan membawanya ke Rumah Sakit, tetapi almarhum sudah tidak mau lagi.” Akhirnya keluarga merawatnya dirumah hingga akhirnya meninggal dunia. “Saya baru tahu, jika penyakit diabetes bukanlah penyakit yang ringan, ternyata dapat menimbulkan penyakit yang lain di dalam tubuh.” lanjut Siswoyo.

Susana di Makam saat akan menguburkan Jenazah Kamani di Pemakaman Kampung Tridarma Wirajaya.(dokumen desa.id – foto : Badar)

 Akhirnya keluaraga menyadari akan berbahanya penyakit diabetes. Dengan meninggalnya orang yang ia cintai maka selalu berharap mudah-mudahan almarhum diampuni dosa-dosanya, dilanggengkan nikmat kuburnya dan yang ditinggalkannya selalu diberi kesabaran dan ketabahan.

Facebook Comments
About Badar 401 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan