Pemberian Vaksin BCG, Polio dan Vitamin A Pada Posyandu Dahlia

Kegiatan Posyandu Kampung Tridarma Wirajaya, Pemberian Vaksin BCG dan Polio. (Dokumen desa.id - foto : Badar)

tridarmawirajaya.desa.id | Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)  dilaksanakan di gedung Posyandu Dahlia. Selasa, 13/02/2018. yang diikuti oleh ibu-ibu yang memiliki anak dibawah lima tahun (Balita). Kegiatan Posyandu pemberian Vaksin BCG dan Polio, serta pemberian makanan tambahan bagi balita usia di atas enam bulan. Tujuan dari pemberian vaksin ini adalah     mencegah penyakit tuberkulosis, termasuk bentuk yang paling berbahaya yaitu tuberkulosis meningitis pada anak.

Ibu-ibu Beserta Balita Mengikuti Posyandu Pemberian Vaksin BCG dan Folio. (Dokumen desa.id – foto : Badar).

Seperti biasanya yang dilakukan pada kegiatan posyandu. Sebelumnya yaitu peserta menuju meja satu untuk mendaftar terlebih dahulu. Kemudian penimbangan berat bayi. Selanjutnya meja kedua untuk mendata buku posyandu yang dibawa ibu-ibu. Meja ketiga pemberian imunisasi, dan yang terakhir meja empat pemberian makanan tamabahan dan viamin A.

Petugas Posyandu Sedang Menimbang Bayi. (Dokumen desa.id – foto : Badar)

Dijelaskan oleh Bidan Hernawati, HB tentang pentingnya Vaksin BCG sebelum pemberian vaksin dilaksankan. Vaksin BCG terbuat dari bakteri tuberkulosis yang telah dilemahkan dan tidak akan menyebabkan sang penerima vaksin menjadi sakit. Mycobacterium bovine, yang paling mirip dengan bakteri tuberkulosis manusia, akan memicu sistem imun. Sistem imun akan menghasilkan sel-sel untuk melindungi kita dari bakteri tuberkulosis. Imunisasi BCG sangat efektif mencegah penyakit tuberkulosis, termasuk bentuk yang paling berbahaya yaitu tuberkulosis meningitis pada anak.

Tak hanya berisiko menginfeksi paru-paru, tuberkulosis juga dapat menjangkiti bagian tubuh lain seperti sendi, tulang, selaput otak (meninges), dan ginjal. Tuberkulosis sangat berbahaya karena mudah menyebar melalui cipratan cairan bersin atau batuk dan air liur yang tanpa sengaja terhirup oleh orang lain.

Pemberian Vaksin Polio pada Balita Oleh Petugas Posyandu. (Dokumen desa.id – foto : Badar)

Imunisasi polio adalah upaya untuk membuat seseorang kebal terhadap virus polio dengan cara memasukkan vaksin polio ke dalam tubuh yang mengandung virus yang telah dilemahkan. Dengan demikian, virus yang lemah tidak dapat menginfeksi tubuh, namun itu sudah cukup untuk merangsang tubuh membentuk antibodi sebagai respon imun untuk melawannya.

Tujuan imunisasi polio adalah untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit polimielitis. Oleh karena itu sudah jelas bahwa manfaat imunisasi polio adalah mencegah penyakit polio atau lumpuh layu. Baik perindividu maupun secara luas pada masyarakat. Karena apabila sebagian besar terimunisasi maka yang lain juga akan terlindungi dari penularan.

Pemberian Vitamin A dan Makanan Tambahan (Dokumen desa.id – foto : badar)

Dengan pemberian vaksin BCG dan Polio pada Posyandu ini diharapkan anak menjadi tumbuh sehat terhindar dari penyakit napas. Dan dari pemberian vaksin Polio diharapakan anak menjadi kebal karena  antibodi sebagai respon imun untuk melawannya. Sehingga anak menjadi sehat, tumbuh terhindar dari semua penyakit.

bdr/tdw

Facebook Comments
About Badar 309 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan