Harapan petani jagung kampung tridarma Wirajaya

Mesin Perontok Jagung, Akan Merontok Hasil Panen Jagung Milik Bp. Badar.

tridarmawirajaya.desa.id | Akhirnya menyerah juga petani jagung Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang untuk menahan jagung hasil panenanya dengan mengharap harga jagung dapat naik. Penantian itu berakhir setelah jagung hasil panen dirontok kemarin, Minggu, 11/02/2018. Hasil penen itu ditahan tidak dirontok dikarenakan menunggu harga yang lebih bagus.

Hasil Panen Jagung Milik Bp. Badar Yang Siap Untuk Dirontok. (Dokumen desa.id – foto : Badar)

  Khususnya para petani jagung Kampung Tridarma  dan umumnya petani jagung kampung sebelah kecewa dengan harga jagung sekarang. Ini dimungkinkan tidak akan menanam jagung kembali diwaktu musim tanam berikutnya. Hal ini wajar karena pemerintah melalui    Kementerian Pertanian 2015-2019 disebutkan salah satu kebijakan Kementerian Pertanian adalah peningkatan swasembada beras dan peningkatan produksi jagung, kedelai, gula, daging, cabai dan bawang merah (Kementerian Pertanian, 2015). Berkaitan dengan hal tersebut, Kementerian  Pertanian telah mencanangkan Upaya Khusus (Upsus) Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai  (Pajale) melalui Perbaikan Jaringan Irigasi dan Sarana Pendukungnya yang dimulai pada tahun 2015  (Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana, 2015). Swasem bada Pangan dapat diar tikan upaya untuk memproduksi pangan sendiri sesuai dengan kebutuhan masyarakat tidak sesuai. Pada awalnya harga jagung mencapai Rp 5.000,-/Kg. tetapi semakin banyak yang menanam jagung  harga semakin   semakin turun.

Jagung Milik Bp. Badar Yang telah Dirontok. (Dokumen desa.id – foto : Badar).

Saya hanya memiliki tanah 0,5 ha, awalnya merupakan kebun karet. Karena karet usia sudah tua dan harga karet yang murah, maka kebun tersebut saya  tebang. Kemudian saya tanami jagung, karena pemeintah melalui dinas tanaman pangan dan kelompok tani, bertani jagung menjanjikan. Tetapi sekarang setelah saya mengikuti saran pemerintah bukanya harga bagus malahan harga semakin turun. Sehingga hasil panen tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok.

Hasil Penenan jagung Yang Siap Untuk Dijual (Dokumen desa.id – foto : Badar).

Sebagai petani jagung berharap kepada pemerintah untuk meningkatkan harga jagung yang tinggi, sehingga petani jagung akan bersemangat dan hidup sejahtera. Karena petani jagung juga ingin hidup yang sejahtera dapat menyekolahkan anak-anaknya.

(bdr/tdw)

Facebook Comments
About Badar 408 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya