Evaluasi Penyusunan RAPBK TA. 2018 oleh Tim DPMK/K Kabupaten Tulang Bawang

<p align="center"Kepala Dinas DPMK/K Beserta Rombongan dlam Rangka Evaluasi RAPBK TA 2018 di Aula Kecamatan Banjar Agung. (dokumen desa.id - foto : Badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Tridarma Wirajaya, 16/01/2018. Evaluasi Penyususnan RAPBKam oleh Dinas Pemerintahan Kampung/Kelurahan (DPMK/K) Kabupaten Tulang di Aula Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulan Bawang, Provinsi Lampung. Selasa, 16/01/2018. Kunjungan DPMK/K ke Kecamatan Banjar Agung ini, bertujuan untuk mengevaluasi Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (RAPBK) Tahun Anggaran 2018 yang dibuat oleh Kampung yang bersada di Wilayah Kecamatan Banjar Agung. Hal ini dilakukan agar Penyusunan RAPBK oleh Kampung tidak mengalami kesulitan dan lebih cepat dan tidak menyimpang dengan paramerer kgiatan yang ada.

Kepala Kampung, Jurlis Kampung dan Operator Mengikuti Evaluasi RAPBK Tahun Angaran 2018 di Aula Kecamatan Banjar Agun. (dokumen desa.id – foto : Badar).

Dalam kunjungannya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMPK) Yen Darhen didampingi oleh Miranti Bappeda Litbank, Yudi Harmawan, M Sya’bani dan beberapa pejabat terkait. Bebrapa pejabat dari DPMPK didatangkan untuk membantu Kampung dalam penuyusunan RAPBK agar cepat terselesaikan dan memberikan arahan agar dalam penyususnan APBK sesuai dengan parameter yang telah ada.Sehingga kefiatan yang ada di Kampung dan Parameter yang ada di Kabupaten dapat sinkron.

Kedatangan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMPK) beserta rombongan, disambut oleh Camat Banjar Agung, Kepala Kampung, Juru Tulis Kampung dan Operator Kampung. Dalam kesempatan itu Camat Banjar Agung Sudirman.SH, memberikan penjelasan himbauan mengenai RAPBK kepada Kepala Kampung dan Operator Kampung. Camat Banjar Agung RAPBK harus disusun berdasarkan musyawarah dirembuk bersama dengan warga. Sehingga tidak ada kerancaun dan beda pendapat dikemudian hari.

Pak Yudi Harnawan (Kanan) dengan Kawan-Kawan dari Kabupaten Tulang Bawang Dalam Evaluasi RAPBK di Aula Kecamatan Banjar Agung. (dokumen desa.id – fhoto : Badar).

Kepala DPMPK/K mengatakan , semua pembangunan yang akan dilaksanakan harus dengan perhitungan yang tepat dan memalalui persetujuan dari semua pihak. Jika masyarakat Kampung setuju dan mendukung rencana yang akan disusun menjadi APBK ini, tentunya tidak ada masalah. Perencanaan RAPBK itu harus dicermati dengan teliti apa yang menjadi kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat terutama adalah dua bidang yang menjadi skala prioritas, yaitu bidang Pembangunan dan bidang pemberdayaan. Kampung harus bisa menjalin komunikasi dengan BPMPK/K, agar dalam Penyusunan menjadi lebih baik. Koordinasi dari semua dinas yang terkait,sehingga sasaran yang akan di capai dapat terealisasi dan berkesinambungan. Selanjutnya dalam pengambilan sebuah kebijakan juga harus berpedoman pada aturan-aturan dan azas musyawarah, yang telah ada sehingga nantinya tidak menjadi permasalahan di kemudian hari, jelas Yen Darhen yang didampingi oleh Camat Banjar Agung.

Ibu-Ibu dari Puskesmas Tulang Bawang 1 Mengikuti Evaluasi RAPBK TA 2018. (dokumen desa.id – foto Badar).
Kepala Kampung Bahren (tengah) Ikut serta Dalam Evaluasi RAPBK TA 2018. (dokumen desa.id – foto : Badar).

Disampaiakn juga oleh Yudi Harnawan ketika kita meyusun Rencana Anggaran Belanja Kampung (RAPBK) harus memperhatikan kebutuhan yang mendasar bagi kampung. Jangan perencanan ini nantinya menjadi sebuah kegiatan yang habis uangnya. Oleh karena itu diprioritaskan pada bidang empat, yaitu pemberdayaan masyarakat. Sebab ke depan kita akan membangun sumber daya manusianya bukan hanya infrastruktur.

Bagian keuangan Kabupaten Tulang Bawang, Hendra menyampaikan dalam penyusunan RAPBK ada tiga kategori, yaitu Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan. Dalam pembelanjaan harus disesuaikan dengan pendapatan. Jangan telalu besar pembelanjaan, sehingga tiadak akan imbang antara pendapatan dan pembelanjaan. Beberapa materi yang disampikan oleh narasumber diserap langsung oleh operator yang kebanyakan operator lama, sebab ada operator baru yang kepala kampungya baru. Selain mudah dimengerti dikarenakan parameter yang ada sudah tersedia dan mewakili kegiatan yang ada di RAPBK. Dengan evaluasi ini diharapakan Kampung dalam menyususn RAPBK tidak mengalami kesulitan dan mempercepat dalam penyusunan, sebaliknya Kabupaten juga akan semakin mudah dan sinkron dalam menginput kegiatan yang ada di Kampung.

Kepala Kampung Warga Indah Jaya (kanan) Mengikuti Evaluasi RAPBK di Aula Kecamatan Banjar Agung. (dokumen desa.id – foto : Badar)
Kepala Kampung Banjar Dewa (ibu Astri) Mengikuti Evaluasi RAPBK di Aula Kecamatan Banjar Agung. (dokumen desa.id – foto : Badar).

 

(bdr/bdr)

 

Facebook Comments
About Badar 374 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan