Linangan Air Mata Mengiringi HKSN Kecamatan Banjar Agung Tahun 2017

Foto Bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulang Bawang dalam HKSN Kecamatan Banjar Agung. (dokumen desa.id - foto : Badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Kesetiakawanan sosial merupakan nilai, sikap, dan perilaku yang harus dilandasi dengan pengertian, kesadaran, dan tanggung jawab untuk mengatasi dan menanggulangi berbagai masalah sosial yang sesuai dengan kemampuan. Selain itu, kesetiakawanan pun dapat meningkatkan kekeluargaan dan rela berkorban untuk saudara ataupun masyarakat.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Dinas Sosial Kabuapten Tulang Bawang  pada acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tingkat Kecamtan Banjar Agung  tahun 2017 di Kantor Kampung Tri Tunggal Jaya, Kamis, 28  Desember 2017.

Lanjutnya, manusia merupakan makhluk sosial yang tidak terlepas dari lingkungan. Maka dari itu dirinya sangat mendukung acara yang terselenggara pada hari ini. Karena, dengan terselenggaranya acara tersebut dapat mempererat silaturahim antar relawan untuk lebih menguatkan persaudaraan.

“Saya dukung dan mengapresiasi acara hari ini. Bahwa hari kesetiakawanan nasional harus terus di perhatikan. Karana kita ini sebagai gerakan relawan merupakan  pahlawan bagi masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu persaudaraan harus tetap terjaga,” tuturnya.
Bapak Abdusyukur pun mengajak kepada yang hadir di acara tersebut untuk terus membangun kesetiakawanan.
“Kita bangun kesetiakawanan ini d mulai dari diri sendiri, lingkungan dan kita sebagai relawan untuk memberikan bantuan serta bimbingan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang,”  Ujar Bapak Abdul Syukur.

Para Penyandang Cacat Mengikuti HKSN di Kampung Tritunggal Jaya

Menurut dia, kesetiakawanan sosial yang telah tumbuh didalam masyarakat perlu dilestarikan dan diperkokoh. Begitu juga dengan kinerja dan persatuan para relawan atau pekerja sosial perlu ditingkatkan. Untuk hal tersebut, maka dalam Peringatan Hari Sosial atau Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) merupakan upaya mengenang, menghayati dan meneladani semangat persatuan, kesatuan, kegotongroyongan dan kekeluargaan yang secara bersamaan mengatasi permasalahan.

Ditambahkan Bapak Abdussyukur , kesetiakawanan sosial masa kini adalah instrumen menuju kesejahteraan masyarakat melalui gerakan peduli dan berbagi oleh, dari dan untuk masyarakat baik sendiri-sendiri maupun secara bersamaan berdasarkan nilai kemanusiaan, kebersamaan, kegotongroyongan dan kekeluargaan yang dilakukan secara terencana, terarah dan dan berkelanjutan menuju terwujudnya Indonesia Sejahtera.

“Maka dari itu Peringatan HKSN diharapkan dapat menjadi semangat untuk menggerakkan kembali nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang ada dimasyarakat,”ujarnya.

Karang Taruna dan Penari dampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tlang Bawang foto bersama. (dok. desa.id – foto : Suroto)

Senada dengan hal tersebut, Camat Banjar Agung , Sudirman, SH menyampaikan, tujuan diadakannya HKSN yaitu membangun elemen masyarakat agar nilai sejahtera sosial tetap kuat serta menggerakkan kepedulian aksi sosial.

“Kegiatan ini diyakini bisa menghasilkan gotong royong yang lebih kuat dan kepedulian kepada masyarakat untuk saling membantu,”ujar Bapak Sudirman,SH.

Lanjutnya, kesetiakawanan sosial pun sebagai silaturahim dan tanggung jawab setiap relawan untuk terus membangun aktifitas yang lebih baik.  “Maka dari itu saya harap kegiatan ini bisa memberikan semangat yang lebih dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan dan kepada Kepala Kampung agar menganggarkan biaya operasional untuk 3 orang PSM dan operator Sideka.” pungkasnya.

Tari Bali Turut Pula Menghibur dalam Acara HKSN. (dokumen desa’id – foto : Suroto).

Sebagai bukti dari Hari Kesetiakaann ini, petugas PSM Kecamatan Banjar Agung dan Karang Taruna Kampung Tritunggal Jaya memberikan bantuan kepada warga berupa bedah rumah, Kursi Roda, Tongkat, alat bantu pendengaan dan 25 paket sembako.

Rasa syahdupun dirasakan oleh semua yang hadir dalam acara tersebut setelah mendengarkan lagu yang dibawakan oleh anak penyandang cacat, dengan sedihnya hingga tidak terasa air matapun menetes seirama alunan lagu.

(bdr/bdr)

Facebook Comments
About Badar 357 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan