Seni jaranan turonggo mudo budoyo

Seni Jaranan Turonggo Mudo Budoyo Pimpinan Bapak Paryoto. (Dokumen desa.id - foto by Makruf).

tridarmawirajaya.desa.id | Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang tidak mau tertinggal dengan kampung lain terutama dengan kesenian jarananya. Salah satu keseninan yang ada di Kampung Tridarma Wirajaya adalah kesenian tradisional Jaranan Turongo Mudo Budoyo yang beralamatkan di RT. 01 suku 04. Berdiri tahun 2012 beranggotakan 15 orang dan diketua Bapak Paryoto ini hingga sekarang tetap masih eksis, kenyataanya masih tetap pentas di orang-orang hajatan dalam resepsi pernikahan ataupun sunatan.

Sebagaimana kita ketahui bahwa seni jaranan adalah kesenian tari tradisional yang dimainkan oleh para penari dengan menaiki kuda tiruan terbuat dari anyaman bambu. Selain punya akan nilai seni budaya, tarian ini juga sangat kental akan kesan magis dan spiritual. Tari jaranan ini merupakan kesenian yang sangat terkenal, murah meriah dan tentunya merupakan salah satu seni kebanggaan warga kampung Tridarma Wirajaya.

Dengan lincahnya anak-anak Turonggo Mudo Budoyo. (Dokumen desa.id – foto by Makruf).           

Seni tari jaranan Ronggo Mudo Budoyo ini sangat dicintai oleh masyarkat Kampung Triarma Wirajaya bahkan kampung-kampung yang lain. ini terbukti dengan padatnya penonton diwaktu pentas. Hal ini dikarenakan banyak variasi tarian yang disuguhkan. Selain itu penarinya perempuan muda yang cantik-cantik dan lincah dalam gerakannya. Rata-rata usia anak sekolah SMP.

Menikmati tontonan jaranan Budoyo Turongo Mudo Budoyo ini memang mengasyikan membuat kita bisa ikut-ikutan bergoyang-goyang, melihat gerakan penari yang ,incah dan memutar-mutar kuda kepang tersebut. Dengan alunan musik yang rancak, terompet yang mendayu-dayu serta aksesoris pakain penari yang indah membuat kita terlena.

Dengan semangatnya Walau dimalam Hari tetap Pentas. (Dokumen desa.id – foto by Makruf).

 

 

 

 

(bdr/bdr)

Facebook Comments
About Badar 405 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan