Siskeudes Meningkatkan Kualitas Tata Kelola Keuangan Kampung

Photo Bersama Peserta Pelatihan Siskeudes di BPKP Provinsi Lampung. (dokumen desa.id - foto by badar).

tridarmawirajaya.desa.id | Banjar Agung,Tulang Bawang. Dengan disyahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, desa diberikan kesempatan yang besar untuk mengunakan tata pemerintahannya sendiri termasuk pengelolaan keuangan, serta melaksanakan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa.

Implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 ini selaras dengan Program Pembangunan Nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional.

Selain dari Dana Desa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tertuang dalam pasal 72 desa juga mengelola keuangan yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PAD), Pendapatan Transfer berupa Alokasi Dana Desa (ADD), bagian hasil Pajak dan restribusi Kabupaten/Kota dan bantuan keuangan provinsi.

Peserta Pelatihan Siskeudes Hari Kedua di Aula BPKP Provinsi Lampung. (dokumen Desa.id – foto by badar).

Oleh karena itu dalam pengelolaan tata administrasi keuangan di Kampung, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Lampung melalui Kabupaten dan Kecamatan di wilayah Provinsi Lampung menyelenggarkan pelatihan Siskeudes selama dua hari.

Kabupaten Tulang Bawang dilaksanakan pada hari Senin – Selasa tanggal 11 – 12 Desember 2017 bertempat di aula BPKP Lampung diikuti 15 Kecamatan dan 156 Kampung, setiap Kampung satu peserta operator. Hanya satu Kecamatan yang tidak mengikuti pelatihan tersebut yaitu Kecamatan Banjar Margo.

Peserta Pelatihan Hari Kedua Peserta dari Kecamatan Banjar Agung dari Kiri Nurhasanah, Jaini. (dokumen desa.id – foto by badar).

Dihari kedua ini (12/12/2017)  semua peserta sangat serius, bahkan dirasakan masih perlu tambahan waktu, sebab aplikasi ini sangat sederhana dan mudah dimengerti. Materi meneruskan hari pertama yaitu : Laporan penatausahaan ( Buku Kas Umum, Buku Bank, Buku Pajak, dan Buku kas pembantu).

Dengan proses penginputan sekali sesuai dengan transaksi yang ada dapat menghasilkan output berupa dokumen penatausahaan dan laporan-laporan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Saya sangat senang dengan aplikasi ini sayang waktu yang disediakan BPKP sangat singkat, tetapi sebagai tindak lanjut saya akan berkumpul dengan teman-teman operator lain di Kecamatan untuk memperdalam aplikasi ini.” Kata Jaini peserta dari Kampung Tunggal Warga Kecamatan Banjar Agung.

 

 

(bdr/bdr)

Facebook Comments
About Badar 390 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan