Ternyata Kebun Belimbing Itu Milik Pak Yanto

Kebun Belimbing Milik Bapak Yanto usia 18 bulan sudah Berbuah. (dokumen desa.id foto by badar).

 

tridarmawirajaya.desa.id – 03/12/2017. Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung tidak hanya dikenal dengan pertanian cabenya , tetapi dilengkapi juga dengan hasil pertanian lainya. Salah satunya adalah pertanian perkebunan buah-buahan belimbing milik Bapak Yanto.

Pohon Belimbing Milik Bapak Yanto Usia 18 (delapan belas) bulan yang telah berbuah. (dokumen desa.id foto by badar).

Untuk mencapai kebun Belimbing milik bapak Yanto kita akan melewati dua perempatan arah dari pasar kampung. Melewati Kantor Kampung, Lapangan Bola, Masjid Jami’ Al-Falah yang jauhnya 500 Meter dari perempatan pasar arah ke Utara. Setelah sampai di perempetan ketiga belok kira sejauh 50 Meter dari jalan raya tepatnya di RT. 04 Suku 02.

Terinspirasi   selama bekerja di Negara Malaysia selama 15 (lima belas)  tahun beserta istri tercintanya Kriswati, maka bulan Maret 2016 mulai menanam pohon belimbing. yang sekarang sudah berbuah.

Saya pilih pohon belimbing ini dikarenakan untuk berbuah tidak memerlukanwaktu lama, belum ada yang menanam di Kampung ini. Selain itu juga khasiat buah belimbing untuk kesehatan”. Ujar pak Yanto.

Ibu Kriswati istri BapakYanto . berlatang belakang pohon belimbing yang ia miliki (dokumen desa.id foto by badar).

Lahan yang ditaman pohon belimbing ini tidak teralu lebar hanya 0,5 Ha,   yang sudah berbuah masih 30 (tiga puluh) batang saja, sedangkan yang lain baru berumur 8 (delapan) bulan. Dalam satu harinya dapat menjual 3 Kg dengan harga Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah)/Kg.

Kebun belimbing Pak Yanto ini sudah cukup dikenal oleh masyarakat, sehinggga untuk pembeli datang sendiri ke kebun bahkan dari dinas Petanian Kabupaten Tulang Bawang Bapak Yoga dan teman-teman sudah pernah berkunjung dan menikmati belimbing ini.

Pos Tempat Beristirahat Setelah pembeli berkeliling Kebon. (dokumen desa.id foto by badar).

Disamping letaknya yang strategis juga rasa buah belimbing milik Bapak Yanto ini berbeda  dengan belimbing yang lain.   Renyah, manis banyak air dan teksturnya yang lembut. Hal ini dibenarkan oleh Bapak Yoga dari Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang.

Perbedaan rasa dan besarnya buah belimbing ini dikarenakan keahlian dari pak Yanto. Terutama membungkus buah belimbing agar tidak di sengant oleh lalat buah yang dapat mengakibatkan buah menjadi busuk “Lebihbagus jika buah ini dibungkus oleh koran, akan menimbulkan rasa dan aroma yang lebih manis” Kata istri pak Yanto, ibu Kriswati.

Kebun bBelimbing Milik Bapak Yanto berusia deplan bulan. (dokumen desa.id foto by badar).

Disamping mendapat penjelasan mengenai cara budi daya buah belimbing pembei juga dipersilahkan untuk memilih dan memtik sendiri sehingganya pembeli akan merasa puas. Setelah berkeliling kebun ada juga tempat untuk beristirahat dan menghilangkan rasa lelah.

Pohon belimbing ini selain metode pembungkusan memakai koran, tidak kalah pentingnya bahwa “Belimbing ini harus ada pohon pelindungnya agar tidak terkena sinar matahari langsung yang mengakibatkan buah belimbing berubah warna dan rasa.” Tegas Bapak Yanto./P>

 

 

 

(bdr/bdr).

Facebook Comments
About Badar 405 Articles
Juru Tulis Kampung Tridarma Wirajaya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan