Tim Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tulang Bawang Berkunjung ke Kampung Tridarma Wirajaya

Tim Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tulang Bawang di Kantor Kampung Tridarma Wirajaya. ( dok. desa foto by Umi)

tridarmawirajaya.desa.id | Jumat, 24 November 2017.

Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah Kabupten Tulang Bawang, salah satunya adalah berasal dari pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), selain dari pendapatan lain yang sah. Untuk itu , maka dinas Pendapatan Daerah Kabupten Tulang Bawang melalui Kepala Bedang Penagihan pajak yang di dampingi oleh Bapak Joko Tetuko Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Banjar Agung, pada tanggal 22 Novemer 2017, tiba di Kampung Tridarma Wirajaya.

Tim dari Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tulang dan Kasi Pelayanan Umum Bapak Joko Tetuko di Kampung Tridarma Wirajaya sedang Memberikan Penjelasan mengenai SPPT Kembali (dok. desa.id. foto by Umi).

Dalam kunjungannya disampaikan mengenai pengertian PBB dan cara meminimalisir PBB supaya tidak bermasalah. Di jelaskan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah pajak yang dipungut atas tanah dan bangunan karena adanya keuntungan dan/atau kedudukan sosial ekonomi yang lebih baik bagi orang atau badan yang mempunyai suatu hak atasnya atau memperoleh manfaat dari padanya.

Besarnya Pajak Bumi dan Bangunan di suatu daerah ditentukan oleh :

  1. Harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar;
  2. Perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis yang letaknya berdekatan dan fungsinya sama dan telah diketahui harga jualnya;
  3. Nilai perolehan baru;
  4. Penentuan Nilai Jual Objek Pajak pengganti.
Tim dari Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten berkunjung ke Kampung Tridarma Wirajaya. ( dok. desa.id. foto by Umi).

Dalam kesempatan itu pula, Bapak kepala Suku 04 yang  Bapak Suker, “mengapa Surat Penagihan Pajak Terhutang banyak yang kembali, hal  ini dikarenakan kenaikan objek pajak yang dianggap oleh terlalu tinggi oleh masyarakat. ”

Disambung dari Dispenda “Besarnya nilai pajak itu ditentukan dengan harga pasaran tanah per meter persegi, caranya jumlah uang yang tertulis di SPPT dikalikan nol koma nol enam  dibagi seratus, maka akan muncul nila pajaknya”

Surat Penagihan Pajak Terhutang (SPPT) yang di Kembalikan sebanyak 89 lembar , karena bermasalah. (dok.desa.id foto by Badar).

Besarnya PBB di Kampung Tridarma Wirajaya untuki tahun 2017 adalah Rp 42.000.000,- dengan SPPT sejumlah 917 lembar. Setelah dibagikan kepada warga masyarakat ternyata kembali 89 lembar SPPT dengan jumlah uang sebesar Rp 8.341.954,- .Jadi yang harus disetor ke Dinas Pendapatan Daerah kabupaten Tulang Bawang sebesar Rp 33.683.126,- dengan  882 lembar SPPT. Sedangkan ususlan baru berjumlah 35 objek pajak.

Ibu Ani, UPTD Dinas Pendapatan Daerah Kanupaten Tulang Bawang Bersama Bapak Badar Kolektor PBB Kampung Tridarma Wirajaya sedang mengecek berapa uang PBB yang disetor padasaat ini. (dok. desa.id. foto by Yayan).

Sebelum acara diakhiri, Kabid Penagihan Pajak Kabupaten Tulang Bawang, berpesan, “Bagaimanapun PBB merupakan kewajiban warga yang mendapatkan SPPT, maka taatilah. Bagi warga Yang belum membayar  segera dilunasi karena sekecil apapun PBB merupakan sumbangsih kepada Pemerintah dalam membangun, dibandingkan dengan bantuan yang telah kita terima”

(bdr/bdr)

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan