Ternyata Pengrajin Genteng dan Batu Bata Bolong itu ada di Pojok Kampung

Tempat Pembuatan Genteng dan Batu Bata Bolong milik Bapak Mingan yang Berlokasi di RT. 01 RW. 03. (dok. desa)

tridarmawirajaya.desa.id | Minggu, 19 November 2017.

UKM merupakan suatu bentuk usaha kecil masyarakat yang pendiriannya berdasarkan inisiatif seseorang. Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa UKM hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu saja. Padahal sebenarnya UKM sangat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Indonesia. UKM dapat menyerap banyak tenaga kerja Indonesia yang masih mengganggur. Selain itu UKM telah berkontribusi besar pada pendapatan daerah maupun pendapatan negara Indonesia.

UKM juga memanfaatkan berbagai Sumber Daya Alam yang berpotensi di suatu daerah yang belum diolah secara komersial. UKM dapat membantu mengolah Sumber Daya Alam yang ada di setiap daerah. Hal ini berkontribusi besar terhadap pendapatan daerah maupun pendapatan negara Indonesia.

Tempat Galian Tanah, Bahan Baku Pembuatan Genteng dan Batu Bata. Gambar diambil tanggal 19/11/2017. (dok. desa.)

Salah satu jenis UKM yang berada di Kampung Tridarma Wirajaya adalah Pengrajin Genteng dan Batu Bata Bolong milik Bapak Paidi yang di kenal dengan nama Bapak Wolong ini, terletak di RT. 01 RW. 03, sebelah Utara Kampung Tridarma Wirajaya.

Usaha ini dirintis dari tahun 1996 sampai dengan sekarang. Pada awalnya hanya membuat genteng saja tetapi melihat peluang pasaran batu bata bolong cukup bagus maka pada tahun 2014 usaha ini bertambah dengan membuat batu bata bolong.

Tanah Galian yang Sudah Digiling dan siap di Cetak, Bahan Baku Genteng dan Batu Bata. Gambar diambil tanggal 19/11/2017. (dok. desa, Foto by Badar)

Dalam satu bulan kami memproduksi genteng dan batu bata dengan jumlah yang tidak menentu, hal ini dikarenakan tergantung dengan pemesanan, dikarenakan kami tidak memiliki modal usaha,” tutur Bapak Mingan.

Tempat Pembakaran Genteng dan Batu Bata. (dok. desa.)

“Kami menjual Genteng Rp 1.200 per buah, sedangkan untuk batu bata bolong Rp. 600,- per buah. Daerah pemasarannya melayani dalam desa saja, tetapi bisa juga di luar desa, seperti Desa Trimukti Jaya, Trimulya Jaya, Moris Jaya, bahkan Kecamatan lain,” lanjutnya.

Genteng yang sudah dibakar dan siap untuk dipasarkan. (dok. Desa )

“Soal kualitas saya siap bersaing, karena penggilingan tanahnya sudah memakai molen (alat penggiling tanah) dan alat pencetak genteng nya sudah pakai alat press. Harapan saya ada pihak ketiga atau pihak lain yang mau mengerti dengan usaha saya ini, terutama bantuan modal usaha. Usaha ini adalah usaha keluarga, karena untuk membayar tenaga kerja saja tidak mampu,” keluh Bapak Mingan kepada admin yang berkunjung ke tempat usahanya. (19/11/2017).

Dari admin menyarankan, “Bapak Paidi datang saja ke desa, sebab desa sekarang memiliki modal usaha yang namanya BUMDES, pasti keluhan Bapak Paidi akan terjawab.

Alat Pencetak Batu Bata Bolong. (dok. desa.)
Alat Pres Genteng milik Bapak Paidi. (dok. desa.)
Batu Bata Bolong Siap dipasarkan. (dok. desa. )

(bdr/bdr)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan