Babinkamtabmas Menjadi Pembina Upacara Bendera di SMP Negeri 1 Banjar Agung

Bripka Rudiyanto menjadi Pembina Upacara Bendera di SMP Negeri 1 BanjarAgung, Senin 13 November 2017. Dokumentasi desa

Tridarma Wirajaya, Kamis 16 November 2017.

Upacara bendera bukanlah hal yang asing bagi pelajar, khususnya di Indonesia.

Berdasarkan pengertian dari Direktorat Pembinaan Kesiswaan, Dikdasmen Dikbud 1998 upacara bendera adalah Kegiatan pengibaran atau penurunan bendera kebangsaan RI Sang Merah Putih, yang dilaksanakan pada saat-saat tertentu atau saat yang telah ditentukan, dihadiri oleh siswa, diselenggarakan secara tertib dan khidmat, di sekolah.

Yang tidak menjadi biasa dalam pelaksanaan upacara itu adalah kehadiran Bapak Rudiyanto anggota Polsek Kecamatan Banjar Agung selaku Babinkamtibmas di Kampung Tridarma Wirajaya sebagai Pembina Upacara Bendera di SMP Negri 1 BanjarAgung, Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

Bapak Rudiyanto sebagai Pembina Upacara Bendera pada Hari Senin di SMP Negeri 1 Banjar Agung. (dok. desa).

Upacara bendera ini, biasa rutin dilakukan setiap hari Senin di sekolah-sekolah mulai dari Sekolah Dasar sampai SMA. Selain itu, ketika peringatan hari besar di Indonesia, biasanya juga diisi dengan kegiatan upacara bendera.

Dewan Guru dan Staf Tata Usaha SMP Negeri 1 Bajar Agung sedang Mengikuti Upacara Bendera. (Dokumentasi Desa)

Dalam kesempatan itu Pembina Upacara (Bapak Rudiyanto) menyampaikan beberapa kegunaan dan manfaat dalam mengikuti Upacara, yaitu :

1. Membiasakan disiplin

Dengan mengikuti upacara bendera, kita akan dilatih untuk tertib dan disiplin. Karena dalam upacara bendera, setiap peserta upacara wajib mengikuti susunan upacara dengan tertib.

Bahkan ada sekolah yang menempatkan siswa-siswinya di posisi yang khusus jika terlambat mengikuti upacara. Jadi sebisa mungkin jangan sampai terlambat ikut upacara.

2. Menumbuhkan jiwa kepemimpinan

Pada upacara bendera, biasanya ada jadwal bergantian siswa-siswi yang menjadi petugas upacara. Salah satunya adalah menjadi pemimpin upacara. Saat menjadi pemimpin upacara, siswa tersebut dituntut bisa memimpin jalannya upacara dengan baik. Dengan inilah, para siswa dapat merasakan dan berlatih untuk menjadi seorang pemimpin.

3. Membiasakan berpenampilan rapi

Ketika upacara bendera hari Senin atau hari besar yang lain, seperti hari pahlawan dan sebagainya, atribut yang khas dan wajib dipakai adalah topi.

Selain itu atribut lain seperti dasi atau sepatu harus hitam juga lebih diperhatikan di hari tersebut. Oleh sebab itu, melalui upacara bendera pula para pelajar berlatih bagaimana untuk selalu berpenampilan rapi. Layaknya penampilan,pelajar yang seharusnya.

4. Meningkatkan kekompakan dan kebersamaan

Dalam mengikuti kegiatan upacara bendera, peserta upacara harus kompak dalam mengikuti aturan dan aba-aba dari petugas upacara. Menunjukkan kebersamaan selama mengikuti upacara, seluruh peserta upacara merasakan hal yang sama, wajib mengikuti susunan upacara dari awal sampai akhir.

Maka dari itu, dengan mengikuti upacara bendera sikap kompak dan kebersamaan ini benar-benar bisa dirasakan.

5. Menumbuhkan jiwa nasionalisme

Upacara bendera diharapkan bukan hanya menjadi ritual semata. Namun dengan kegiatan upacara bendera, semoga bisa menumbuhkan sikap nasionalisme dalam benak para pelajar. Upacara bendera ini, juga dilaksanakan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi merebut kemerdekaan.Untuk itu, para pelajar diharap bisa mengambil nilai-nilai nasionalisme dalam kegiatan upacara bendera ini.

Siswa dan Siswi SMP Negeri 1 Banjar Agung sedang Mengikuti Upacara Bendera, Senin 13 November 2017. Dokumentasi Desa

Selain menjadi petugas Pembina Upacara Bendera yang agendanya setiap bulan pada minggu pertama untuk setiap bulannya. Ada Nota Kesepakatan Kerja sama antara Kepolisan Sektor Banjar Agung (yang diwakili oleh Bapak Bripka Rudiyanto) dengan Pihak sekolah (Ibu Yeni) selaku kepala SMP Negeri 1 Banjar Agung.

Isi nota kesepahaman tersebut diantaranya:

  • Siswa diwajibkan memakai helm dalam mengendari sepeda motor;
  • Siswa tidak mengasumsi narkoba;
  • Siswa tidak diperbolehkan keluar dari Sekolah pada saat jam pelajaran, kecuali mendpakan ijin dari sekolah;
  • Memberikan bimbingan kepada siswa tentang bahaya narkoba,bahaya pergaulan bebas, dan pentingnya disiplin.
  • Nota Kesepakatan yang Telah di Tanda Tangani oleh Ibu Yeni (Kepala Sekolah) dan Bapak Bripka Rudiyanto (Babinkamtibmas), disaksikan oleh dewan guru dan siswa/siswi SMP Negeri Banjar Agung, Senin 13 November 2017. (dok.desa).

    “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab,” sambut Ibu Yeni selaku Kepala SMP Negeri 1 Banjar Agung.

    Bripka Rudiyanto Sedang Memberikan Penyuluhan tentang Bahaya Narkoba kepada Siswa dan Siswi SMP Negeri 1 BanjarAgung, Senin 13 November 2017. (dok.desa).

    Kami selaku Babinkamtibmas mempunyai tugas dan kewajiban yang salah satunya adalah:

    Melakukan kerjasama dan kemitraan dengan potensi masyarakat dan kelompok atau forum kamtibmas guna mendorong peran sertanya dalam binkamtibmas dan dapat mencari solusi dalam penganan permasalahan atau potensi gangguan dan ambang gangguan yang terjadi di masyarakat agar tidak berkembang manjadi gangguan nyata Kamtibmas,”  ungkap Bripka Rudiyanto diakhir pertemuan di SMP  Negeri 1 Banjar Agung.

    (bdr/bdr)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan