Proses Pembangunan Gapura di Depan Balai Kampung

Proses Pembangunan Gapura Balai Kampung Tridarma Wirajaya, foto diambil tanggal 09 November 2017. (tim dokumentasi desa)

tridarmawirajaya.desa.id | Sabtu, 11 November 2017.

Pemerintah kembali mengeluarkan peraturan tentang aset Desa. Aset Desa ini diatur dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 tahun 2016 yang diterbitkan pada 15 Januari 2016.

Pengelolaan aset Desa ditentukan dalam Permendagri ini sebagai:

Pengelolaan Aset Desa merupakan rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, pemeliharaan, penghapusan, pemindahtanganan, penatausahaan, pelaporan, penilaian, pembinaan, pengawasan dan pengendalian aset Desa.

Aset Desa dalam ketentuan Permendagri ini adalah:

Aset Desa adalah barang milik Desa yang berasal dari kekayaan asli milik Desa, dibeli atau diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) atau perolehan Hak lainnya yang sah.

Dalam Pasal 2 Permendagri No 1 tahun 2016 tentang Aset Desa ini dijelaskan tentang jenis dan kekayaan aset Desa. Pasal 2 ayat 1 Menyebutkan Jenis Aset Desa adalah :

Kekayaan asli desa;

  1. Kekayaan milik desa yang dibeli atau diperoleh atas beban APBDesa;
  2. Kekayaan desa yang diperoleh dari hibah dan sumbangan atau yang sejenis;
  3. Kekayaan desa yang diperoleh sebagai pelaksanaan dari perjanjian/kontrak dan/atau diperoleh berdasarkan ketentuan peraturan undang-undang;
  4. Hasil kerja sama desa; dan
  5. Kekayaan desa yang berasal dari perolehan lain yang sah.

Pembangunan Gapura Balai Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung yang berlokasi di RT 04 Suku 02, Kampung Tridarma Wirajaya, adalah salah satu implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor  1 tahun 2016, pasal 2 ayat 1.

Bangunan Gapura Balai Kampung tampak depan (dok.Kampung)

Gapura tersebut dibangun oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang diketuai oleh Bapak Haryanto dengan menggunakan dana yang bersumber dari Pendapatan Asli Kampung (PAK) Tahun Anggaran 2018, dengan jumlah anggaran sebesar Rp 33.000.000,- yang akan selesai pada akhir bulan November ini.

Gapura yang dibangun berukuran lebar 6 Meter, tinggi 3,5 Meter. dengan bentuk minimalis. Selain sebagai ikon yang menambah keindahan suasana Balai Kampung, gapura tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja aparatur kampung dalam melayani masyarakat.

(bdr/bdr)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan