Sosialisasi dan Pembinaan Kampung KB oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tulang Bawang

PLH Kepala Kampung Trimulya Jaya, Camat Banjar Agung dan Bu Kadis sedang memberikan pengarahan Program KB. (Dokumentasi Badar)

tridarmawirajaya.desa.id|Kamis, 12 Oktober 2017

Bertempat di Balai Kampung Trimulya Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang telah diadakan Sosialisai dan Pembinaan Kampung Keluarga Berencana (KB).

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (dahulu Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional), disingkat BKKBN, adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang keluarga berencana dan keluarga sejahtera.

BKKBN pernah sukses dengan slogan dua anak cukup, laki-laki perempuan sama saja. Namun, untuk menghormati hak asasi manusia, BKKBN memiliki slogan dua anak lebih baik. Saat ini, BKKBN kembali dengan slogan dua anak cukup.

BKKBN mempunyai tugas: “Melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana”

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, BKKBN menyelenggarakan fungsi:

  1. Perumusan kebijakan nasional, pemaduan dan sinkronisasi kebijakan di bidang KKB;
  2. Penetapan norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang KKB;
  3. Pelaksanaan advokasi dan koordinasi di bidang pengendalian penduduk dan KB;
  4. Penyelenggaraan komunikasi, informasi dan edukasi di bidang KKB;
  5. Penetapan perkiraaan pengendalian penduduk secara nasional;
  6. Penyusunan desain Program KKBPK;
  7. Pengelolaan tenaga penyuluh KB/petugas lapangan KB (PKB/PLKB);
  8. Pengelolaan dan penyediaan alat dan obat kontrasepsi untuk kebutuhan Pasangan Usia Subur (PUS) nasional;
  9. Pengelolaan dan pengendalian sistem informasi keluarga
  10. Pemberdayaan dan peningkatan peran serta organisasi kemasyarakatan tingkat nasional dalam pengendalian pelayanan dan pembinaan kesertaan ber-KB dan Kesehatan Reproduksi (KR);
  11. Pengembangan desain program pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga;
  12. Pemberdayaan dan peningkatan peran serta organisasi kemasyarakatan tingkat nasional dalam pembangunan keluarga melalui ketahanan dan kesejahteraan keluarga;
  13. Standardisasi pelayanan KB dan sertifikasi tenaga penyuluh KB/petugas lapangan KB (PKB/PLKB);
  14. Penyelenggaraan pemantauan dan evaluasi di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana; dan
  15. Pembinaan, pembimbingan dan fasilitas di bidang KKB.

Selain menyelenggarakan fungsi tersebut, BKKBN juga menyelenggarakan fungsi:

  1. Pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas administrasi umum di lingkunganBKKBN;
  2. Pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab BKKBN;
  3. Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan BKKBN; dan
  4. Penyampaian laporan, saran dan pertimbangan di bidang KKB.

Hadir dalam acara tersebut Ibu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tulang Bawang, Bapak Camat, Kecamatan Banjar Agung Bapak Sudirman, SH, Kepala UPTD Puskesmas Tulang Bawang I, PLH Kepala Kampung Trimulya Jaya Bapak Dedy Miske, SKM  dan PPKBD Se-Kecamatan Banjar Agung.

Kampung KB merupakan gagasan Presiden yang dimaknakan sebagai pembangunan nasional yang berawal dari desa. Kampung KB juga dirancang sebagai upaya membumikan program KB untuk mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga dalam mengaktualisasikan 8 fungsi keluarga. Saat ini Kampung KB dijadikan sebagai upaya retalisasi program BKKBN.

Warga dengan Seksama Menyimak Pe,aparan Integrasi Kampung KB dengan Mitra Kerja. Foto Puskesmas Tuba.

Dalam penyampaiannya, Ibu Lusi sebagai narasumber sekaligus Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tulang Bawang, bahwa tujuan umum dari Kampung KB adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat Kampung yang setara melalui program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga, serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Sedangkan tujuan khususnya adalah:

  • Meningkatkan partisipasi masyarakat, pemerintah, lembaga non pemerintah dan swasta dalam program KKBPK serta pembangunan sektor terkait.
  • Meningkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan. Meningkatkan kesertaan KB dan Pembinaan kelangsungan ber-KB.
  • Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi, meningkatkan ketahanan keluarga melalui Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), dan PIK Remaja dan kelompok kegiatan sektor lainnya.

(badar)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan