Budidaya Jamur Tiram Putih Menjajikan Masa Depan

Jamur Tiram Putih Yang Belum dipanen Milik Bapak Purwanto. (dokumen desa.id - foto : Badar).

tridrmawirajaya.desa.id | Selasa 01 Agustus 2017. Jamur Tiram adalah salah satu jenis tanaman sayuran yang bisa diolah/dimasak bumbu apa saja (sesuai selera) dan sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia. JPT merupakan tanaman organik, JPT tumbuh dan hidup dengan air tidak di dalam air. Disinilah perbedaan jamur dengan petani lainnya, petani pada umumnya menghendaki adanya musim kemarau dan musim hujan, sedangkan petani jamur menghendaki musim hujan di sepanjang tahun.

Para pelaku budidaya jamur tiram putih di Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Propinsi Lampung dimulai sejak tahun 2012, salah satunya adalah Bapak Purwanto Hs yang beralamatkan di Jalan Pertamina RT. 01 Suku 02. dengan nama usaha “ Steda Jamurku

Jamur Tiram Yang Masih dalam Blok Belum Cukup Besar Untuk di Panen. dokumen desa.id – foto : Badar).

Dalam budidaya jamur tersebut Bapak Purwanto memiliki 9.000 buah bagloc ( media jamur ) yang dibagi menjadi tiga siklus yang masing-masing 3000 bagloc. Dalam satu kali panen dari 3.000 bagloc tersebut menghasilkan 15-20 Kg. yang dijual dengan harga 1 Kg adalah Rp 18.000,

Untuk pemasaran jamur tersebut pedagang mengambil sendiri ke kombong, terkadang diantar sendiri ke pasar unit 2. Sebenarnya jika ditekuni cukup menjanjikan, tetapi banyak sekali gendalanya, diantaranya adalah sebagaimana yang dituturkan langsung oleh bapak Purwanto.

Jamur Tiram Putih Yang Siap Dipanen Milik Bapak Purwanto, HS. (dokumen desa.id – foto : Badar).

Sampai hari ini para pembudidaya jamur sama sekali belum disentuh oleh para pembina padahal Bapak Bupati Tulang Bawang jika ada kegiatan di Kecamatan Banjar Agung sering sekali mekanan olahan jamur tiram. Kenapa kok nggak menggiatkan budidaya jamur tiram, sehingganya petani jamur tiram yang mati suri, jika berkenan maka saya mengharapkan Pemerintah Kabupaten Tulang  Bawang mau mengakui sebagai salah satu produk sayuran yang berpeluang dan dikembangakan dan dibina supaya tidak binasa.

Pada awalnya memang sudah ada tujuh warga  yang  menjadi petani jamur, tetapi seiring perjalanan waktu banyak petani yang mati suri. bahkan mati beneran. tinggal Bapak Purwanto saja. Bapak Purwanto dengan pengalaman sendiri sudah dapat memproduksi benih untuk keperluan sendiri, bahkan sudah memasarkannya ke Kabupaten lain seperti Kabuapaten Mesuji dan Tulang Bawang Barat.

Lok Merupakan Media Tumbuhnya Jamur Tiram Putih. (dokumen desa.id – foto : Badar).

Harapan dari pemerintah Kampung Tridarma Wirajaya, agar pemerintah kabupaten dan dinas terkait memberikan pelatihan dan peralatan agar petani jamur di Kampung Tridarma Wirajaya tetap berlanjut.

 

 

(bdr/bdr).

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan