STAF KAMPUNG TRIDARMA WIRAJAYA KE PELAMINAN

tridarmawirajaya.desa.id

Rabu, 19 Juli 2017, Berakhir sudah masa lajang dari salah satu staf Kantor Kampung Tridarma Wirajaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang pada hari ini Rabu tanggal 19 Juli 2017, pukul 10.15 WIB.

Suasana yang cukup hening, dimana cuaca pada pagi itu cukup mendukung ikut menyaksikan dan mengiringi ucapaan sakral pada ijab kabul Sdr. Muhamad Munif bin Muhadi Almarhum dari demak dan Sdr Umu Nasihatul Awaliyah binti Kiyai Abdullah Muchit ( almarhum ) Pengasuh Pondok Pesantren Manba’ul ‘Umulum.

Mempelai Sdr. Muhamad Munif bin Muhadi Almarhum mengucapkan Ijab Qobul dihadappan Petugas Pencatat Nikah Bpk. Bram. Dokumentasi by Badar.

Ijab kabul dilaksanakan di dalam Masjid Jami’ Al-Falah yang dipimpin langsung dari Petugas Kantor Urusan Agama Kecamatan Banjar Agung , yaitu Bapak Bram panggilan sehari-harinya. Pada ijab Kabul dilaksanakan oleh Sdr. Abdul Hamid yang merupakan adik kandung dari mempelai perempuan. Juga dua orang saksi yaitu bapak Muhammad Thoyib dan Rochani.Kedu mempelai adalah alumni Pondok Pesantren dimana mempelai perempuan adalah seorang Hafidhoh 30 Juz.

Hadir dan ikut menyaksikan pada acara tersebut Kepala Kampung Tridarma Wirajaya, yaitu Bapak Tatang Hermansyah, tokoh Agama, tokoh masyarakat dan handai tholan keluarga dari kedua calon mempelai. Pernikahan tersebut cukup lancar dengan ijab kabunya menggunakan bahasa arab dan maskawinnya atau maharnya seperangkat alat sholat serta uang sejumlah Rp 1.000.000,-.

Setelah akad nikah selesai dilanjutkan dengan acara siraman Rohani yang disampaikan oleh Ustad Rokhani mubaligh dari Demak Bintoro Jawa Tengah. Dalam ceramah tersebut lebih difokusksn ke kedua mempelai yang berupa nasehat-nasehat dalam mengarungi rumah tangga yang terangkum dalam empat bagian , yaitu:

1. Mlumah istilah bahasa jawa, dalam bahasa indonesianya artinya tengadah mengandung makna, bahwa dalam membina rumah tangga harus saling terbuka, transparan dalam hal apapun.
2.Mureb istilah bahasa jawa, dalam bahasa indonesianya artinya telungkup mengandung makna, bahwa dalam kekluargaan harus saling menjaga rahasia antara suami dan istri serta saling menghormati dan saling menjaga kehormatan rumahtangga.
3. Molor istilah bahasa jawa, dalam bahasa indonesia artinya memanjangdan dan memendek mengandung makna, bahwa dalam rumah tangga tersebut harus sabar, saling asah, asih dan asuh.
4. Modot istilah bahasa jawa, dalam bahasa indonesia artinya memanjang mengandung makna bahwa dalam rumah tangga harus ada kemajuan dalam amar ma’ruf nahi mungkar, sehingga mendapatkan keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah.

Acar ditutup dengan do’a yang diimami oleh ustad. Muhammad Fadholi dari Bujuk Agung dan diamini oleh semua peserta.

Selamat buat adinda Umi Nasihatul Awaliyah dan Muhamad Munif….

Kepala Kampung Tridarma Wirajaya Bapak Tatang Hermansyah menghadiri acara ijab qobul di Masjid Jami Al-Falah. Dokumentasi by Badar.
Suasana Ijab Qobul di Masjid Jami’ Al-Falah. Dokumentasi by Badar.
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan